Gebu Minang Kirim 3,6 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT

  • 23 Agt 2026 07:10 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Kepedulian masyarakat Sumatera Barat terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwujudkan melalui bantuan pangan berupa rendang. Sebanyak 3,6 ton rendang yang telah terkumpul mulai dikirim secara bertahap, dengan target bantuan mencapai lima ton.

Wali Kota Padang sekaligus Ketua DPW Gebu Minang Sumatera Barat, Fadly Amran, melepas pengiriman bantuan dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Sabtu 22 Agustus 2026. Bantuan diangkut menggunakan pesawat Hercules TNI Angkatan Udara menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum diteruskan ke wilayah terdampak gempa.

Gempa yang mengguncang sejumlah wilayah NTT pada 15 Agustus 2026 menyebabkan masyarakat membutuhkan berbagai dukungan, termasuk kebutuhan pangan. Rendang dipilih sebagai salah satu bentuk bantuan karena praktis, siap dikonsumsi dan relatif tahan lama.

Fadly mengatakan pengiriman rendang merupakan bentuk solidaritas masyarakat Sumatra Barat untuk meringankan beban warga terdampak bencana. Bantuan serupa sebelumnya telah diberangkatkan pada 17 Agustus 2026 dan kini kembali dilanjutkan.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada DPRD Kota Padang, Lanud Sutan Sjahrir, serta seluruh pihak yang telah ikut membantu. Kami mendapat informasi, setelah ini akan dikirim lagi sebanyak 500 kilogram rendang,” ujar Fadly.

Ia berharap pengumpulan bantuan dapat terus dilakukan sehingga target lima ton rendang segera terpenuhi. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita dapat mencapai target lima ton sebagaimana yang telah ditetapkan,” katanya.

Menurut Fadly, gerakan kemanusiaan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Gebu Minang Sumatra Barat, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatra Barat, Himpunan Pengusaha Rendang Minangkabau (Hipermi), Baznas Kota Padang, hingga unsur pemerintah dan masyarakat. Keterlibatan berbagai pihak menunjukkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat Sumatra Barat dalam merespons bencana di daerah lain.

Ketua LKAAM Sumatra Barat, Fauzi Bahar, mengatakan Gebu Minang bersama LKAAM Sumbar hingga kini telah mengumpulkan sekitar 3,6 ton rendang untuk korban gempa NTT. “Kami dari Gebu Minang sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota Padang yang begitu agresif menggerakkan masyarakat,” kata Fauzi.

Fauzi berharap bantuan tersebut dapat membantu ribuan masyarakat NTT yang terdampak gempa dan saat ini masih mengungsi. Pengumpulan rendang akan terus dilanjutkan hingga mencapai lima ton sebagai bentuk dukungan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Bagi Sumatra Barat, rendang dalam misi kemanusiaan tersebut tidak hanya membawa identitas kuliner Minangkabau. Bantuan itu sekaligus menjadi wujud semangat badoncek dan kepedulian sosial masyarakat Sumbar untuk membantu sesama yang tengah menghadapi bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....