Unand Bahas Keseimbangan Karier dan Keluarga di Dies Natalis ke-70/Lustrum XIV

  • 23 Agt 2026 12:36 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Universitas Andalas (Unand) menggelar Seminar Spesial Dies Natalis ke-70/Lustrum XIV di Auditorium Unand, Kamis, 20 Agustus 2026. Seminar bertema “70 Tahun Mencerdaskan Bangsa: Menyeimbangkan Peran Akademik, Profesional, dan Keluarga” tersebut menghadirkan praktisi Neuroparenting Skill, dr. Aisah Dahlan.

Rektor Unand, Dr. Efa Yonnedi mengatakan, kemampuan membagi peran akademik, profesional, dan keluarga menjadi tantangan yang dihadapi banyak orang, termasuk sivitas akademika. Keberhasilan tidak cukup diukur dari pencapaian pendidikan dan pekerjaan, tetapi juga dari kemampuan membangun kehidupan keluarga yang baik.

“Bagaimana menyeimbangkan peran akademik, peran profesional, dan peran keluarga. Ini tidak mudah, kita sendiri mengalaminya. Materi yang disampaikan dalam seminar dapat menjadi bekal bagi peserta dalam menjalankan tanggung jawab sebagai akademisi, profesional maupun orang tua," ucapnya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Ny. Harneli Mahyeldi mengatakan keluarga membutuhkan perhatian lebih di tengah berbagai tantangan kehidupan pada era digital. Ia mendorong setiap keluarga membangun rumah yang aman, nyaman dan harmonis melalui komunikasi serta kebiasaan positif bersama.

“Kita sangat menginginkan bahwasannya rumah tangga kita adalah rumah tangga yang selalu romantis, selalu aman, selalu nyaman. Kami mengajak peserta menerapkan ilmu yang diperoleh, termasuk memperbanyak senyum dan tawa bersama keluarga, beraktivitas fisik serta memberikan sentuhan kasih sayang," ujarnya.

Dalam materinya, dr. Aisah Dahlan menjelaskan neuroparenting sebagai pendekatan pengasuhan yang mempertimbangkan cara kerja dan perkembangan otak anak. Pemahaman tersebut dinilai membantu orang tua menyesuaikan pola komunikasi, aturan dan cara mendidik dengan tahap perkembangan anak.

Dr. Aisah juga menekankan pentingnya memahami perkembangan prefrontal cortex yang berkaitan dengan kemampuan berpikir dan mengambil keputusan. “Sekarang kita sebaiknya memperlakukan anak dengan lembut sesuai dengan perkembangan zaman,” katanya.

Selain pola asuh, dr. Aisah membahas perbedaan karakteristik laki-laki dan perempuan dalam berkomunikasi yang dapat memengaruhi hubungan pasangan. Seminar tersebut menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-70/Lustrum XIV Unand sekaligus memperkuat wawasan sivitas akademika mengenai pengasuhan, komunikasi keluarga dan keseimbangan kehidupan profesional dengan keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....