Rendang Jadi Ruang Kader Dasawisma Berkreasi

  • 21 Agt 2026 02:57 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Aroma rempah dan rendang memenuhi area parkir Pasar Pusat Padang Panjang, ketika perwakilan Dasawisma dari delapan kelurahan di Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB) menunjukkan keterampilan memasak mereka. Bagi kader, mengolah rendang tidak hanya soal menghasilkan masakan yang lezat, tetapi juga menjadi ruang untuk menjaga tradisi sekaligus mempererat kebersamaan.

Peserta membawa resep dan teknik masing-masing dalam mengolah rendang sejak perlombaan dimulai. Kesibukan menyiapkan bahan, mengolah bumbu hingga memastikan kematangan rendang menjadi bagian dari proses yang mereka jalani bersama.

Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri Arnis, hadir sebagai narasumber sekaligus ikut melakukan penilaian terhadap masakan peserta. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki nilai lebih karena menggabungkan keterampilan keluarga dengan upaya menjaga kekayaan budaya Minangkabau.

“Lomba memasak rendang ini bukan semata-mata mencari siapa yaKetua TP-PKK Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri Arnisng terbaik, tetapi bagaimana kita bersama-sama menjaga tradisi, meningkatkan keterampilan, dan memperkuat kebersamaan antarkader Dasawisma,” ujarnya di Padang Panjang, Kamis, 20 Agustus 2026.

Menurutnya, rendang tidak hanya dikenal sebagai salah satu kuliner khas Minangkabau, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan budaya yang perlu terus diwariskan. Karena itu, keterampilan mengolah rendang diharapkan tidak berhenti pada kegiatan perlombaan, tetapi dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Penilaian dilakukan dengan memperhatikan sejumlah aspek, mulai dari cita rasa, tekstur, aroma dan tampilan masakan. Kebersihan serta kreativitas peserta dalam mengolah dan menyajikan rendang juga menjadi bagian yang diperhatikan dalam proses penilaian.

Maria mengapresiasi antusiasme kader dari delapan kelurahan yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pertemuan dalam suasana seperti itu dapat menjadi kesempatan bagi para kader untuk saling bertukar pengalaman dan mengembangkan potensi.

“Semangat ibu-ibu hari ini luar biasa. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi perlombaan, tetapi juga memberikan manfaat dan keterampilan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gebyar Dasawisma Kecamatan PPB yang diharapkan dapat memperkuat peran kader dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat. Suasana kekeluargaan yang terbangun juga menjadi ruang untuk mempererat komunikasi serta kekompakan antarkader dari berbagai kelurahan.

Bagi peserta, proses memasak rendang membawa nilai yang lebih luas daripada sekadar kegiatan kuliner. Di dalamnya terdapat ketelitian, kerja sama, pengetahuan dan tradisi yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....