Pendaftaran Perlinsos di Bungus Teluk Kabung Capai 54 Persen

  • 21 Agt 2026 19:50 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, telah mencapai 4.855 Kepala Keluarga (KK) hingga 16 Agustus 2026. Jumlah tersebut setara sekitar 54 persen dari total 8.945 KK yang tercatat di wilayah tersebut.

Capaian itu terus dikejar karena pendataan Perlinsos menjadi salah satu acuan penting dalam penentuan penerima Bantuan Sosial (Bansos) pada 2027. Kondisi tersebut membuat pemerintah kecamatan bersama kelurahan dan Agen Perlinsos terus mendorong masyarakat yang belum terdata agar segera melakukan pendaftaran.

Camat Bungus Teluk Kabung, Afridon, mengatakan antusias masyarakat untuk mengikuti pendataan cukup tinggi. Namun, masih terdapat warga yang membutuhkan pendampingan karena keterbatasan akses maupun sarana untuk melakukan pendaftaran secara daring.

“Jumlah yang sudah mendaftar sebanyak 4.855 KK data per 16 Agustus dari total populasi 8.945 KK, sehingga capaian sudah 54 persen. Antusias warga untuk mendaftar cukup tinggi karena Perlinsos merupakan program untuk mendapatkan Bansos pada tahun 2027,” ujar Afridon, di Padang, Jumat, 21 Agustus 2026.

Untuk mempercepat pendaftaran, pelayanan tersedia setiap hari kerja di kantor kecamatan dan kelurahan. Agen Perlinsos juga aktif mendatangi berbagai titik berkumpulnya masyarakat, mulai dari kegiatan majelis taklim, pertemuan RT/RW, tempat ibadah hingga warung-warung di lingkungan warga.

Pendekatan jemput bola juga dilakukan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan lebih langsung. Petugas mendatangi rumah warga lanjut usia dan penyandang disabilitas, terutama mereka yang mengalami keterbatasan akses informasi atau tinggal cukup jauh dari pusat pelayanan.

“Agen Perlinsos mendatangi langsung ke rumah warga lansia, disabilitas, serta mereka yang mungkin tidak mendapatkan akses informasi tentang Perlinsos karena berjarak jauh dengan kantor lurah dan wilayah pemukiman,” katanya.

Menurut Afridon, salah satu kendala yang masih ditemui adalah warga yang belum memiliki telepon pintar berbasis Android untuk melakukan pendaftaran secara mandiri. Faktor geografis juga menjadi tantangan karena sebagian permukiman berada cukup jauh dari kantor pemerintahan.

“Di lapangan kendalanya warga banyak tidak memiliki HP Android dan jarak rumah jauh. Untuk itu kami instruksikan lurah dan Agen Digitalisasi Bansos proaktif, serta memanfaatkan momen pertemuan warga formal maupun nonformal untuk mendaftarkan secara langsung,” katanya.

Percepatan pendaftaran juga dilakukan dengan memanfaatkan jejaring media sosial kecamatan yang diteruskan hingga tingkat kelurahan. Informasi tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga sekaligus mendorong mereka memanfaatkan layanan yang telah disiapkan pemerintah.

Selain melalui layanan di kantor kecamatan dan kelurahan, pendaftaran juga terus dibuka melalui pendampingan Agen Perlinsos di tengah masyarakat. Pemerintah Kecamatan Bungus Teluk Kabung mengajak warga yang belum terdata untuk segera mendaftarkan diri agar data sosial masyarakat dapat terhimpun secara lebih lengkap dan akurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....