BPVP Padang dan Ditjenpas Sumbar Kerja Sama Pelatihan Vokasi
- 20 Agt 2026 18:29 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sumatera Barat menandatangani kerja sama pelatihan vokasi bagi warga binaan. Kerja sama tersebut diarahkan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan sebelum kembali ke masyarakat.
Penandatanganan perjanjian kerja sama berlangsung di Lapas Perempuan Kelas IIB Padang, Kamis 20 Agustus 2026. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari penguatan pembinaan keterampilan bagi warga binaan.
Kepala Kanwil Ditjenpas Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, mengatakan pihaknya memiliki sekitar 6.500 warga binaan. Pembinaan dilakukan melalui aspek kepribadian dan keterampilan.
“Kita tentunya akan berusaha memberikan yang terbaik buat pembinaan warga binaan. Karena pembinaan itu adalah ada pembinaan kepribadian dan ada pembinaan keterampilan,” ujar Kunrat.
Menurut Kunrat, kerja sama dengan BPVP Padang mendukung pembinaan keterampilan bagi warga binaan. Menurutnya pelatihan keterampilan menjadi bagian dari persiapan warga binaan sebelum kembali ke lingkungan masyarakat.
Sementara itu, Kepala BPVP Padang, Arnov Tri Hartanto, mengatakan pihaknya menyediakan berbagai pilihan pelatihan vokasi. BPVP Padang memiliki 14 kejuruan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta.
“Beberapa jenis pelatihan juga bisa kami selenggarakan. Dari mulai yang manufaktur, kemudian hospitality, kemudian teknologi, bahkan bahasa,” ujar Arnov.
Arnov mengatakan pelaksanaan pelatihan dapat memanfaatkan sumber daya BPVP Padang maupun unit pelaksana teknis di kabupaten dan kota. Pola tersebut memungkinkan pelatihan menjangkau lebih banyak warga binaan di berbagai wilayah.
“Kami memiliki 14 kejuruan. Jadi silahkan kepada UPT Ditjenpas di seluruh kabupaten kota bisa memaksimalkan sumberdaya pelatihan yang ada di BPVP,” ujarnya.
Kerja sama tersebut diharapkan memperluas akses pengembangan kompetensi bagi warga binaan. Pelatihan juga diarahkan agar keterampilan yang diberikan dapat menjadi bekal produktif setelah mereka kembali ke masyarakat.
BPVP Padang menyatakan pelatihan vokasi tidak hanya diperuntukkan bagi warga binaan. Program pengembangan kompetensi juga dapat menjangkau masyarakat sesuai kebutuhan pelatihan dan potensi daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....