BMKG Maritim Teluk Bayur Ingatkan Gelombang Tinggi Mengintai Perairan Sumbar

  • 16 Agt 2026 07:51 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai perubahan cuaca dan gelombang laut hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Sumatera Barat pada 16 hingga 18 Agustus 2026. Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur, Hilmi Hasani, kepada RRI mengatakan pada 16 hingga 17 Agustus 2026 sampai pukul 06.00 WIB, cuaca diprakirakan berawan hingga hujan petir.

Ia menyampaikan Potensi hujan petir terdapat di Perairan Agam-Pasaman Barat, Perairan Barat Siberut, Perairan Barat Sipora, Perairan Padang-Padang Pariaman dan Perairan Timur Sipora. Sementara potensi hujan sedang terdapat di Perairan Pesisir Selatan.

Menurut Hilmi, pada periode tersebut kondisi gelombang laut secara umum berada pada kategori rendah hingga sedang dengan ketinggian maksimum mencapai 2,5 meter. Gelombang hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan Kepulauan Mentawai sehingga nelayan dan pengguna jasa transportasi laut diminta meningkatkan kewaspadaan.

Selanjutnya kata Hilmi, pada 17 Agustus pukul 07.00 WIB hingga 18 Agustus 2026 pukul 06.00 WIB, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga hujan ringan. Potensi hujan ringan terdapat di Perairan Agam-Pasaman Barat, Perairan Barat Pagai, Perairan Barat Siberut, Perairan Barat Sipora, Perairan Padang-Padang Pariaman, Perairan Timur Siberut dan Perairan Timur Sipora.

Hilmi menyampaikan, angin selama periode tersebut diprakirakan bertiup dari arah tenggara hingga timur dengan kecepatan 4 hingga 13 knot. Kondisi gelombang secara umum rendah hingga sedang, namun tinggi gelombang hingga 2,5 meter masih berpotensi terjadi di Perairan Barat Pagai, Perairan Barat Siberut, Perairan Barat Sipora, Perairan Pesisir Selatan, Perairan Timur Pagai, Perairan Timur Siberut dan Perairan Timur Sipora.

"Gelombang tinggi itu pada umumnya Itu di barat Mentawai, kalau untuk di perairan Kota Padang sendiri di kisaran 1.5 sampai 2 meter," ucapnya, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur, Hilmi Hasani, mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas di laut demi menjaga keselamatan bersama. Imbauan tersebut penting menyusul insiden kapal cepat Mentawai Fast yang terdampar di pintu masuk Muaro Padang, meskipun seluruh penumpang dan awak kapal dilaporkan selamat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....