Ketua TP-PKK Pasbar Ajak Pramuka Wujudkan Swasembada Pangan

  • 15 Agt 2026 07:31 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Ketua TP-PKK Kabupaten Pasaman Barat, Ny. Sifrowati Yulianto, mendorong Gerakan Pramuka mengambil peran lebih besar dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan. Hal itu disampaikannya saat menjadi pembina upacara Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di SMAN 1 Kinali, Jumat, 14 Agustus 2026.

Upacara tersebut digelar Gugus Depan 05.001–05.002 Ambalan Pasci Naga Leman dan Tri Buana Tunggal Dewi dengan berlangsung khidmat. Kegiatan juga dihadiri Waka Orgakum Kwarcab Pasaman Barat Samsul Bahri, Kepala SMAN 1 Kinali Musfar, pembina Pramuka, serta sejumlah pemangku kepentingan.

Dalam amanat Kwartir Nasional yang dibacakannya, Sifrowati mengatakan HUT Pramuka ke-65 menjadi momentum memperkuat pembentukan generasi muda yang beriman, berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, dan mencintai tanah air. "Selama 65 tahun, Gerakan Pramuka telah menunjukkan pengabdian, karya, keteladanan, dan dedikasi dalam membentuk generasi muda Indonesia," ucapnya.

Menurut Sifrowati, peringatan Hari Pramuka tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat kontribusi Pramuka dalam pembangunan bangsa. Baginya tema HUT Pramuka ke-65 dan Jambore Nasional ke-12, yakni "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan", sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan, energi, dan air.

"Swasembada pangan bukan hanya persoalan tanam-menanam, tetapi juga mencakup pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, dan kesiapan generasi muda menyelesaikan persoalan di lingkungannya. Saya mengajak anggota Pramuka menumbuhkan budaya produktif melalui pertanian, perikanan, peternakan, pemanfaatan teknologi tepat guna, serta kewirausahaan sejak dini," ujarnya.

Sifrowati juga mendorong pendidikan kepramukaan berkembang dari konsep learning by doing menjadi learning, creating, and problem solving. Pramuka harus mampu menghadapi tantangan perubahan iklim, perkembangan kecerdasan buatan, narkoba, perundungan, dan penyebaran hoaks melalui penguatan karakter serta kegiatan nyata yang bermanfaat.

"Teknologi memberi kemampuan, karakter memberi arah, sehingga Pramuka dapat belajar mengelola sampah, melakukan efisiensi energi, dan memanfaatkan potensi lokal secara produktif dan berkelanjutan. Diharapkan setiap gugus depan di Pasaman Barat melahirkan generasi yang mampu menjadi petani, inovator pangan, wirausahawan, hingga pemimpin bangsa yang berintegritas, sekaligus mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung perkembangan Gerakan Pramuka di daerah tersebut," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....