Kwarcab Padang Panjang Pertama Lantik Pengurus Saka POM
- 05 Sep 2026 07:41 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Kwartir Cabang (Kwarcab) 12 Gerakan Pramuka Kota Padang Panjang mencatat sejarah baru dengan menjadi kwartir cabang pertama di Sumatera Barat yang melantik pengurus Pimpinan Cabang Satuan Karya Pramuka Pengawas Obat dan Makanan (Saka POM). Pelantikan pengurus Saka POM tersebut dilakukan Ketua Harian Kwarcab 12 Gerakan Pramuka Kota Padang Panjang, Maria Feronika, di Rumah Dinas Wali Kota Padang Panjang, Jumat, 4 September 2026. Prosesi pelantikan turut disaksikan Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Padang Panjang, Hendri Arnis, bersama jajaran.
Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang, Irwan, dipercaya sebagai Ketua Saka POM Kota Padang Panjang sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Saka POM. Pembentukan satuan karya tersebut diharapkan memperkuat kontribusi Gerakan Pramuka dalam pengawasan obat dan makanan.
"Pelantikan pengurus Saka POM di Padang Panjang merupakan yang pertama dilaksanakan di Provinsi Sumatera Barat. Kehadiran Saka POM dinilai penting untuk meningkatkan pengetahuan serta kepedulian generasi muda terhadap keamanan obat, makanan, kosmetik dan berbagai produk yang dikonsumsi masyarakat," kata Irwan.
Menurutnya, Saka POM akan menjadi wadah bagi anggota Pramuka untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan pengalaman di bidang pengawasan obat dan makanan. Edukasi dapat dikemas melalui kegiatan kepramukaan dengan pendekatan yang kreatif dan dekat dengan kehidupan generasi muda.
| Baca juga: TP PKK Padang Panjang Gelar Kajian Muslimah |
Sementara itu, Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, mengatakan pengurus yang baru dilantik memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan berbagai program edukatif sekaligus mendorong anggota Pramuka menjadi pelopor budaya masyarakat yang cerdas dalam memilih produk. Anggota Saka POM diharapkan mampu mengenali produk aman maupun yang berbahaya.
“Kita ingin semua yang dilantik hari ini bisa menyeleksi dan memperhatikan produk-produk yang aman dan tidak aman yang beredar di Padang Panjang ini. Mana bahan berbahaya kita seleksi, dan mana yang sudah tidak baik atau kedaluwarsa kita basmi,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....