Tujuh Paket Rehabilitasi Infrastruktur Pascabanjir Padang Mulai Dikerjakan
- 11 Agt 2026 04:15 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kota Padang mulai mengerjakan tujuh paket proyek rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur yang rusak akibat banjir, pada Senin 10 Agustus 2026. Pekerjaan tersebut menyasar sejumlah bendungan, saluran drainase, dan jembatan yang dinilai penting untuk memulihkan fungsi tata air serta mobilitas masyarakat.
Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, pemerintah daerah memahami kebutuhan masyarakat agar proses pemulihan dapat dilakukan secepat mungkin. Namun, percepatan pembangunan tetap harus mengikuti tahapan perencanaan dan tender sesuai ketentuan.
“Sama seperti masyarakat, kita juga ingin cepat. Namun ada tahapan perencanaan dan tender yang tidak bisa dibypass, karena ada aturan yang mengikat. Saat ini Alhamdulillah beberapa rehab fisik sudah mulai dilakukan, karena proses perencanaan dan tendernya sudah selesai,” ujar Fadly.
Menurutnya, dimulainya pekerjaan di sejumlah lokasi merupakan langkah konkret Pemkot Padang untuk mengembalikan kondisi infrastruktur yang terdampak banjir. Fadly juga mengapresiasi kesabaran masyarakat selama proses persiapan proyek berlangsung.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang Malvi Hendri mengatakan, pekerjaan fisik saat ini berlangsung secara serentak di sejumlah titik terdampak. “Saat ini tujuh paket proyek fisik sudah dimulai pekerjaannya,” jelas Malvi.
Sejumlah pekerjaan tersebut antara lain rekonstruksi Jembatan Kampung Jambak, rehabilitasi Bendungan Limau Manis, Bendungan Lubuk Kilangan, dan Bendungan Sungkai. Selain itu, rehabilitasi juga dilakukan pada saluran drainase di kawasan Tabiang Banda Gadang.
Pekerjaan dibiayai melalui Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang dikembalikan Pemerintah Pusat kepada Pemkot Padang untuk mendukung pemulihan infrastruktur akibat bencana. Pemulihan bendungan dan drainase menjadi bagian penting dalam penanganan pascabencana karena berkaitan langsung dengan kelancaran sistem tata air. Infrastruktur tersebut juga diharapkan dapat membantu mengurangi risiko gangguan aliran air di kawasan terdampak.
Dengan dimulainya tujuh paket pekerjaan, Pemkot Padang menargetkan pemulihan infrastruktur vital dapat berjalan secara terukur. Langkah tersebut diharapkan dapat mengembalikan pelayanan publik dan aktivitas masyarakat yang sempat terganggu akibat bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....