Tujuh Proyek Infrastruktur Pascabencana Mulai Dikerjakan di Padang

  • 10 Agt 2026 14:12 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota Padang mulai mempercepat pemulihan infrastruktur yang rusak akibat bencana banjir dengan mengerjakan tujuh paket proyek fisik secara serentak. Pekerjaan tersebut mencakup rehabilitasi bendungan, drainase, hingga rekonstruksi jembatan di sejumlah titik terdampak.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang Malvi Hendri mengatakan, pengerjaan lapangan saat ini telah dimulai di beberapa lokasi yang menjadi prioritas penanganan. Percepatan dilakukan setelah seluruh tahapan perencanaan dan proses tender proyek selesai dilaksanakan.

“Saat ini tujuh paket proyek fisik sudah dimulai pekerjaannya. Antara lain rekonstruksi jembatan di Kampung Jambak, rehab bendungan Limau Manis, rehab bendungan Lubuk Kilangan, rehab bendungan Sungkai, dan drainase di Tabiang Banda Gadang,” katanya di Padang, Senin, 10 Agustus 2026.

Menurut Malvi, pekerjaan tersebut diarahkan untuk mengembalikan fungsi infrastruktur yang terdampak bencana, terutama fasilitas yang berkaitan dengan pengendalian aliran air dan akses masyarakat. Penanganan dilakukan secara bertahap berdasarkan tingkat kerusakan dan kebutuhan di masing-masing lokasi.

Semenatra itu Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, pemerintah daerah memahami keinginan masyarakat agar infrastruktur yang rusak dapat segera diperbaiki. Namun, proses rekonstruksi tetap harus mengikuti tahapan perencanaan dan pengadaan sesuai aturan agar pelaksanaannya dapat dipertanggungjawabkan.

“Sama seperti masyarakat, kita juga ingin cepat. Namun ada tahapan perencanaan dan tender yang tidak bisa dibypass, karena ada aturan yang mengikat. Saat ini beberapa rehab fisik sudah mulai dilakukan, karena proses perencanaan dan tendernya sudah selesai,” ujarnya.

Pembiayaan pekerjaan bersumber dari Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang dikembalikan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Kota Padang. Dana tersebut digunakan untuk mendukung pemulihan sejumlah infrastruktur vital agar fungsi pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan.

Fadly menegaskan, pemerintah daerah tetap berkomitmen mempercepat proses pemulihan dengan tetap menjaga prinsip akuntabilitas. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah bersabar selama proses perencanaan hingga dimulainya pekerjaan fisik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....