BWS Sumatera V Gelar Gerakan Bersih di Padang Pariaman

  • 09 Agt 2026 04:22 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Gerakan Irigasi Bersih digelar di Daerah Irigasi Batang Anai, Nagari Toboh Gadang Barat, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat 7 Agustus 2026. Kegiatan yang diinisiasi Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus upaya menjaga keberlanjutan fungsi jaringan irigasi untuk mendukung sektor pertanian.

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis mengapresiasi BWS Sumatera V yang memilih Kabupaten Padang Pariaman sebagai lokasi pelaksanaan Gerakan Irigasi Bersih. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki arti penting bagi daerah, terutama setelah banjir dan longsor merusak sejumlah jaringan irigasi yang menjadi penunjang aktivitas pertanian masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, saya mengucapkan terima kasih kepada BWS Sumatera V. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi daerah kami, terlebih setelah bencana banjir dan longsor yang mengakibatkan sejumlah infrastruktur irigasi mengalami kerusakan,” ujar John Kenedy Azis.

Ia mengatakan, sejumlah daerah irigasi seperti Lubuk Sikoci, Padang Laweh, dan beberapa titik lainnya masih membutuhkan penanganan agar kembali berfungsi optimal mengairi lahan pertanian masyarakat. Untuk itu, pemerintah daerah berharap sinergi dengan BWS Sumatera V terus diperkuat guna mempercepat pemulihan infrastruktur irigasi yang terdampak bencana.

Sementara itu, Plt. Kepala BWS Sumatera V Reski Wahyudi mengatakan Gerakan Irigasi Bersih dilaksanakan secara serentak oleh Balai Wilayah Sungai di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjaga kebersihan saluran, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama merawat jaringan irigasi.

Menurut Reski, pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan transparan dalam pengelolaan sumber daya air. Namun, berbagai persoalan terkait sumber daya air tidak dapat diselesaikan pemerintah sendiri sehingga membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.

Gerakan Irigasi Bersih menjadi simbol kepedulian bersama terhadap infrastruktur sumber daya air yang berperan penting dalam mendukung produktivitas pertanian. Melalui perawatan jaringan irigasi secara berkelanjutan dan sinergi lintas pihak, infrastruktur pengairan di Padang Pariaman diharapkan semakin andal dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....