Kolaborasi dan Inovasi, Tingkatkan Daya Saing UMKM Padang Panjang

  • 06 Agt 2026 02:10 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Kolaborasi dan inovasi dinilai menjadi faktor penting agar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mampu bertahan sekaligus meningkatkan daya saing di tengah perubahan kebutuhan pasar dan perkembangan teknologi. Penguatan kedua aspek tersebut juga diyakini dapat mendorong UMKM berkembang lebih cepat serta memberi kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal itu disampaikan Ketua DPD Pegiat Pendidikan Ekonomi Kreatif (PPEKRAF) Sumatera Barat, Maria Feronika Hendri, saat berdiskusi bersama peserta dalam kegiatan pembahasan strategi pengembangan UMKM di Padang Panjang, Rabu, 5 Agustus 2026. Diskusi tersebut menjadi wadah bertukar gagasan mengenai tantangan dan peluang pengembangan UMKM di daerah.

Maria mengatakan, UMKM memiliki peran strategis sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat. Pelaku usaha perlu terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta berani menghadirkan berbagai inovasi agar mampu bersaing.

"Melalui sinergi yang baik, kita dapat mendorong UMKM naik kelas, berkembang lebih cepat, dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan perekonomian daerah," ujarnya.

Menurut Maria, pengembangan UMKM tidak dapat dilakukan secara sendiri oleh pelaku usaha. Dukungan pemerintah, komunitas, dunia pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya diperlukan untuk membangun ekosistem usaha yang kuat dan berkelanjutan.

Selain kolaborasi, lanjutnya, inovasi juga harus menjadi budaya dalam menjalankan usaha. Pelaku UMKM dituntut mampu melihat perubahan sebagai peluang untuk menciptakan produk yang lebih menarik, berkualitas, dan memiliki nilai tambah.

Ia juga mendorong pelaku usaha memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan bisnis. Pemanfaatan platform digital dinilai dapat memperluas pemasaran, memperkuat identitas merek, menjangkau konsumen baru, hingga membuka peluang pasar di luar daerah.

"UMKM harus terus belajar, beradaptasi, dan berani mencoba hal baru. Jangan hanya mempertahankan cara lama, tetapi lihat perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan konsumen sebagai peluang untuk berkembang," katanya.

Maria menambahkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam proses UMKM naik kelas. Pengetahuan mengenai pengelolaan usaha, pemasaran, inovasi produk, hingga pemanfaatan teknologi perlu terus ditingkatkan agar usaha dapat dikelola secara lebih profesional.

Melalui kegiatan tersebut, peserta juga saling berbagi pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha. Diskusi itu diharapkan mampu memperkuat jejaring antarpelaku UMKM sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

Maria berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan sebagai ruang pembelajaran dan penguatan kapasitas pelaku usaha. Dengan ekosistem yang semakin kuat, UMKM diharapkan mampu mengoptimalkan potensi lokal, menciptakan lapangan usaha, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....