Pemko Padang Targetkan Sekolah Terdampak Banjir Kembali Beroperasi

  • 05 Agt 2026 02:49 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menargetkan seluruh sekolah yang terdampak banjir hidrometeorologi dapat kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar dalam dua hari setelah proses pembersihan selesai. Percepatan pemulihan dilakukan agar aktivitas pendidikan tidak terganggu lebih lama.

Upaya tersebut dilakukan setelah hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak Senin, 3 Agustus 2026 mengakibatkan 92 satuan pendidikan terdampak banjir. Sekolah yang terdampak terdiri atas jenjang PAUD hingga SMP yang tersebar di sejumlah wilayah.

Untuk memastikan percepatan penanganan, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir meninjau kondisi SD Negeri 33 Rawang Barat di Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan, Selasa, 4 Agustus 2026. Peninjauan dilakukan bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Padang Tarmizi Ismail, Camat Padang Selatan Wilman Muchtar, unsur Forkopimca Padang Selatan, serta Plt Kepala SDN 33 Rawang Barat Shipta Hayadi dan jajaran guru.

Saat tiba di lokasi, rombongan mendapati hampir seluruh lingkungan sekolah, termasuk ruang kelas, masih dipenuhi genangan air dan lumpur. Kondisi tersebut membuat kegiatan belajar mengajar belum dapat dilaksanakan.

Maigus menegaskan Pemko Padang memberikan perhatian serius terhadap pemulihan sektor pendidikan pascabencana. Seluruh perangkat daerah terkait dikerahkan untuk mempercepat proses pembersihan sekolah terdampak.

"Sesuai arahan Bapak Wali Kota, dalam dua hari ini seluruh sekolah yang terdampak banjir sudah rampung dibersihkan. Dengan demikian proses belajar mengajar bisa dimulai kembali," katanya.

Selama proses pemulihan berlangsung, kegiatan pembelajaran di sekolah terdampak dihentikan sementara. Kebijakan tersebut juga mempertimbangkan banyaknya guru dan siswa yang rumahnya ikut terdampak banjir sehingga masih fokus melakukan pembersihan.

"Sekolah sementara diliburkan karena masih banyak guru dan murid yang rumahnya juga terdampak banjir. Mudah-mudahan dalam waktu dekat seluruhnya sudah bisa kembali masuk sekolah," ujarnya.

Selain memastikan pemulihan sekolah, Pemko Padang juga mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Imbauan tersebut menyusul peringatan dini BMKG mengenai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Sumatera Barat pada 3–5 Agustus 2026.

"Kondisi cuaca ini meningkatkan risiko terjadinya banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga angin kencang di Kota Padang. Masyarakat kami minta untuk terus meningkatkan kewaspadaan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....