Pengerukan Aliran Sungai di Dua Titik Padang Ditargetkan Rampung November

  • 01 Okt 2026 20:19 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pengerukan dan penanganan aliran sungai di dua titik Kota Padang ditargetkan rampung pada akhir November 2026. Pekerjaan tersebut mencakup kawasan Banjir Kanal Kampung Lapai Siteba, Kecamatan Nanggalo, serta Banda Luruih, Kecamatan Kuranji.

Pengerjaan penanganan aliran sungai dan bantuan kebencanaan tersebut telah dimulai sejak 14 September 2026. Pemerintah Kota Padang terus berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan koordinasi dengan BWS Sumatera V terus dilakukan secara intensif. Menurutnya, penanganan tersebut merupakan bagian dari upaya mengurangi risiko bencana banjir di wilayah Kota Padang.

“Pemko Padang terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak BWS Sumatera V. Terus kita upayakan rampung cepat,” ujarnya di Padang, Kamis, 1 Oktober 2026.

Malvi mengatakan, Pemko Padang mengapresiasi dukungan BWS Sumatera V yang mengakomodasi usulan penanganan aliran sungai di sejumlah wilayah Kota Padang. Bantuan dan alokasi penanganan bencana tersebut dinilai membantu pemerintah daerah dalam menangani kawasan yang membutuhkan pengerukan dan normalisasi.

Di kawasan Kampung Lapai Siteba, pengerukan dan normalisasi dilakukan pada aliran sungai di Banjir Kanal. Penanganan tersebut diusulkan Pemko Padang sebagai bagian dari langkah tanggap bencana dan kemudian diakomodasi oleh BWS Sumatera V.

Selain Siteba, titik penanganan lainnya berada di kawasan Banda Luruih, Kecamatan Kuranji. Kedua lokasi tersebut menjadi bagian dari pekerjaan pengerukan dan penanganan aliran sungai yang berlangsung sejak pertengahan September.

Warga Siteba, Abdul Yardi, menyambut baik pengerukan sungai yang dilakukan di wilayah tersebut. Menurutnya, penanganan ini berarti bagi masyarakat yang sebelumnya terdampak banjir.

Abdul berharap pengerukan dan normalisasi aliran sungai dapat membantu mengurangi risiko serta dampak banjir terhadap permukiman warga. Penanganan sungai dinilai penting terutama untuk meningkatkan kemampuan aliran dalam menampung dan mengalirkan air saat terjadi hujan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....