Hujan Lebat Picu Banjir Longsor di Padang Pariaman

  • 03 Agt 2026 17:54 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang Pariaman – Hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur Kabupaten Padang Pariaman, Senin, 3 Agustus 2026 memicu sejumlah bencana, mulai dari tanah longsor, banjir, hingga pohon tumbang di beberapa kecamatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman terus melakukan pendataan dan penanganan di lokasi terdampak.

PJ Sekda Padang Pariaman Hendra Aswara, kepada RRI Padang mengatakan, longsor terjadi di Nagari Kudu Gantiang, Kecamatan V Koto Timur. Material longsor menutup badan jalan sehingga akses menuju Kecamatan VII Koto Sungai Sariak sempat tidak dapat dilalui.

"Curah hujan yang tinggi disertai angin kencang dan kondisi tanah yang labil menyebabkan terjadinya tanah longsor. Untuk sementara tidak ada korban jiwa dan kami sudah berkoordinasi dengan TRC, Dinas Sosial, serta Dinas PUPR untuk penanganan," ujar Hendra.

Selain longsor, cuaca ekstrem juga menyebabkan pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Korong Cimpago, Nagari Nura Ampalu, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, serta di Nagari Bisati Sungai Sariak dan Nagari Kuranji Hilia, Kecamatan Sungai Limau. Seluruh kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan proses evakuasi dilakukan bersama masyarakat setempat.

Di sisi lain, banjir juga merendam permukiman warga di Perum Kasai, Kecamatan Batang Anai, dengan ketinggian air mencapai sekitar 60 sentimeter. Genangan juga terjadi di Nagari Surantiah, Kecamatan Lubuk Alung, dengan tinggi air sekitar 50 sentimeter.

Pemerintah Padang Pariaman telah mengerahkan tim untuk menyiapkan logistik darurat dan mengirim alat berat ke lokasi longsor guna membuka akses jalan. "Kami juga sudah menginstruksikan camat dan pemerintah nagari di wilayah terdampak agar segera melakukan evakuasi apabila debit air terus meningkat," katanya.

Masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat hujan berpotensi masih terjadi. BPBD Padang Pariaman juga membuka layanan pengaduan melalui Pusdalops di nomor WhatsApp 0811-6662-114 agar warga dapat segera melaporkan apabila terjadi bencana di wilayahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....