Dishub Padang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas, Antisipasi Lonjakan Pengunjung HJK

  • 31 Jul 2026 03:43 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota Padang menyiapkan manajemen rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357. Pengaturan tersebut dilakukan agar rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar tanpa mengganggu aktivitas pengguna jalan.

Skema rekayasa lalu lintas disiapkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang untuk mendukung pelaksanaan HJK Padang yang berlangsung pada 6–10 Agustus 2026. Rencana tersebut disampaikan Kepala Dishub Kota Padang, Yudi Indra Syani, di Padang, Kamis, 30 Juli 2026.

Yudi mengatakan, Dishub telah menyusun pengaturan arus kendaraan, pengalihan jalur, hingga penyediaan kantong parkir di setiap lokasi kegiatan. Langkah itu dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan yang akan menghadiri berbagai agenda HJK Padang.

"Seluruh masyarakat Kota Padang dan wisatawan akan menikmati rangkaian Hari Jadi Kota Padang ke-357. Pemerintah Kota Padang kembali menghadirkan Taste of Padang Experience dengan berbagai kegiatan menarik, mulai dari BOM Run, Festival Telong-Telong, Xploria Padang, Padang Gastronomy Market, hingga agenda lainnya sebagai bagian dari upaya mendukung Padang menjadi kota gastronomi dunia," ujar Yudi.

Untuk mendukung pelaksanaan Festival Telong-Telong di Pantai Padang pada 6 Agustus 2026, Dishub akan menutup sisi barat Jalan Samudera mulai pukul 18.30 hingga 00.00 WIB. Sementara itu, sisi timur Jalan Samudera akan diberlakukan sistem satu arah (one way) dengan area parkir paralel bagi pengunjung, sedangkan akses menuju kawasan Pantai Padang dialihkan melalui Jalan Purus I hingga Jalan Purus V.

Pada pelaksanaan Xploria Padang dan Padang Gastronomy Market yang berlangsung 7–10 Agustus 2026 di kawasan Batang Arau, akses dari Simpang TIKI dan Simpang Padangsche menuju Jalan Batang Arau akan ditutup mulai pukul 15.00 hingga 00.00 WIB. Pengendara dari Jalan Nipah dan Jalan Pulau Karam diarahkan menuju Jalan Bandar Pulau Karam, sedangkan kendaraan menuju Jembatan Siti Nurbaya dialihkan melalui Jalan Klenteng.

Rekayasa lalu lintas juga diterapkan saat peresmian Jembatan Hildesheim dan kegiatan penanaman pohon pada 7 Agustus 2026. Tamu undangan akan diarahkan melalui Jembatan Siti Nurbaya menuju lokasi penurunan penumpang, sementara kendaraan selanjutnya diparkir di kawasan sekitar Masjid Amal melalui Jalan Palinggam dan Jalan Seberang Palinggam.

Untuk mendukung Blue Ocean Minang (BOM) Run 2026 yang berlangsung pada 7–9 Agustus dengan puncak lomba pada 9 Agustus, Dishub menyiagakan sebanyak 80 personel di sejumlah persimpangan utama. Petugas akan mengawal rute seluruh kategori lomba, mulai dari 21 kilometer, 10 kilometer, 5 kilometer, 2 kilometer, hingga 1 kilometer agar pelaksanaan berlangsung aman dan tertib.

"Kami dari Dinas Perhubungan tentu mendukung seluruh aktivitas event di Kota Padang ini. Yang paling utama adalah memastikan pengaturan sirkulasi lalu lintas, manajemen rekayasa lalu lintas, serta perparkiran bagi pengunjung berjalan dengan baik. Insyaallah seluruh event akan kami dukung sehingga dapat mengurangi dampak kemacetan dan seluruh kegiatan berlangsung lancar," kata Yudi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....