Perumda Minta Pelanggan Tampung Air Selama Rehab Rekon Pascabencana
- 27 Jul 2026 18:03 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau pelanggan menampung air sebagai cadangan menyusul menurunnya debit air baku di sejumlah sumber air bersih. Kondisi tersebut dipicu rendahnya curah hujan yang terjadi di Kota Padang dalam beberapa hari terakhir.
Selaint itu, proses rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) instalasi pengolahan air pascabencana masih berlangsung. Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi apabila terjadi gangguan layanan di sejumlah wilayah.
Direktur Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, mengatakan distribusi air tetap dipertahankan selama pekerjaan berlangsung. Meski demikian, proses perbaikan berpotensi memengaruhi kualitas dan kontinuitas layanan di beberapa titik.
"Pilihannya apakah air mati secara keseluruhan atau pekerjaan berjalan, airnya tetap hidup. Saat ini yang kita pilih airnya tetap mengalir, pekerjaan juga tetap berjalan," kata Hendra dalam Halo RRI Senin 27, Juli 2026.
Karena itu, Hendra mengimbau pelanggan memanfaatkan pasokan air yang masih mengalir dengan menyiapkan cadangan di rumah. Menurutnya, langkah tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air apabila sewaktu-waktu debit distribusi mengalami penurunan.
"Sepanjang air masih mengalir, kami berharap kepada pelanggan bisa menampung di bak atau wadah. Jadi dapat menyediakan stok air yang cukup banyak biar kondisinya aman," ucap Hendra.
Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila mengalami air keruh atau debit air kecil selama pekerjaan berlangsung. Laporan disampaikan dengan mencantumkan identitas pelanggan agar petugas dapat melakukan penanganan sesuai lokasi.
"Jika ada keluhan silakan sampaikan kepada kami secara langsung. Mohon kepada pelanggan kami, mohon kesabaran dan doa, semoga pekerjaannya cepat selesai," kata Hendra.
Saat ini Perumda Air Minum Kota Padang masih melaksanakan rehabilitasi pada sejumlah fasilitas yang rusak akibat bencana, mulai dari intake, instalasi pengolahan hingga jaringan distribusi. Percepatan pekerjaan terus dilakukan agar kualitas layanan air bersih dapat kembali normal dalam waktu secepatnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....