Huntap Dibangun Percepat Relokasi Korban Bencana di Padang

  • 21 Jul 2026 03:50 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota Padang mempercepat pembangunan 340 unit hunian tetap (huntap) di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, sebagai bagian dari upaya merelokasi ratusan keluarga korban bencana yang masih tinggal di hunian sementara (huntara). Seluruh pembangunan ditargetkan selesai pada akhir 2026 sehingga proses relokasi dapat dituntaskan pada awal 2027.

Progres pembangunan tersebut dipantau langsung Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa bersama tim dari pemerintah pusat di kawasan Bumi Perkemahan Pramuka, Kelurahan Balai Gadang, Senin, 20 Juli 2026. Peninjauan dihadiri Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga, Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Horas Maurits Panjaitan, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Pembangunan huntap itu merupakan bagian dari program relokasi bagi 523 keluarga yang hingga kini masih menempati huntara pascabencana. Sebanyak 340 unit dibangun di Balai Gadang, sedangkan sisanya akan dibangun di kawasan Sungkai di atas lahan seluas 4,6 hektare yang telah disiapkan Pemerintah Kota Padang.

Raju Minropa mengatakan pembangunan dilakukan secara bertahap agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal. Menurutnya, pemerintah terus mengawal setiap tahapan pekerjaan agar warga segera dapat menempati rumah baru.

"Target kita seluruhnya rampung pada akhir tahun ini. Jadi, insyaallah pada awal tahun depan seluruh warga yang masih berada di Huntara sudah selesai direlokasi ke hunian baru yang layak ini," katanya.

Ia menjelaskan, pembangunan di Balai Gadang dibagi dalam beberapa tahap. Tahap pertama sebanyak 39 unit ditargetkan selesai pada bulan ini, sedangkan tahap kedua sebanyak 42 unit sedang dalam proses pengerjaan dan sisanya akan diselesaikan secara bertahap.

Pemerintah Kota Padang juga memastikan hunian yang dibangun memenuhi standar kelayakan bagi masyarakat penerima manfaat. Selain menyediakan tempat tinggal yang lebih aman, pembangunan huntap diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga pascabencana.

Perwakilan teknis lapangan, Kahar, menjelaskan setiap rumah dibangun dengan tipe 36 dan telah dilengkapi fasilitas dasar untuk menunjang kebutuhan keluarga. Desain tersebut disesuaikan dengan kebutuhan penghuni agar memberikan kenyamanan dalam jangka panjang.

"Huntap yang dibangun ini memiliki Tipe 36 dengan ukuran bangunan 6 x 6 meter. Setiap unit hunian sudah dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang memadai, yaitu dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan satu dapur," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....