Peringatan Gugurnya Bagindo Aziz Chan, Tanamkan Nilai Perjuangan
- 19 Jul 2026 00:25 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Peringatan ke-79 gugurnya Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan diharapkan menjadi momentum untuk menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan, keberanian, dan cinta tanah air kepada generasi muda. Semangat kepahlawanan tersebut dinilai penting untuk terus diwariskan sebagai bekal dalam membangun Kota Padang di masa depan.
Nilai-nilai tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Upacara Peringatan Gugurnya Bagindo Aziz Chan yang akan digelar pada Minggu, 19 Juli 2026. Menjelang pelaksanaan upacara, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Padang terus mematangkan persiapan melalui latihan intensif di Lapangan Tugu APEKSI, Galanggang Kota Padang, Kompleks Balai Kota Padang, Aie Pacah, Sabtu, 18 Juli 2026.
Tahun ini, peringatan mengusung slogan "Satu Tujuan: Menghidupkan Kembali Nilai Perjuangan Bagindo Aziz Chan untuk Menuju Padang sebagai Kota Gastronomi." Tema tersebut menegaskan peringatan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga sarana memperkuat semangat kebangsaan di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
Pelatih Paskibraka Kota Padang, Febri Aulia Nanda, mengatakan seluruh anggota terus menunjukkan perkembangan positif selama masa latihan. Pada tahap akhir, latihan difokuskan untuk memantapkan tugas masing-masing personel agar pelaksanaan upacara berlangsung tanpa kendala.
"Untuk persiapannya, kami sudah latihan beberapa hari ini. Progresnya sudah lumayan meningkat dan sudah cukup bagus. Kami yakin siap tampil pada Minggu besok. Untuk kesiapan khusus, lebih ditekankan pada tugas masing-masing. Sejauh ini tidak ada kendala dan kami yakin bisa tampil lebih maksimal," katanya.
Pada upacara tahun ini, Vellytia Friesta Jini Wiwongso, siswi kelas XII SMA Katolik Xaverius Padang, dipercaya sebagai pembawa baki bendera pusaka. Ia akan bertugas bersama Yasmin Naurah Betsy, siswi kelas XII SMA Pembangunan Laboratorium UNP Padang, yang berperan sebagai ko-pembawa baki.
Vellytia mengaku bersama tim telah menjalani latihan secara intensif dan semakin kompak menjelang pelaksanaan upacara. Meski masih terdapat beberapa evaluasi kecil, ia optimis seluruh anggota mampu menampilkan performa terbaik.
"Kami sudah latihan selama dua hari dan prosesnya sudah cukup bagus. Kami mulai kompak, meskipun masih ada beberapa koreksi kecil," kata Vellytia.
Sementara itu, Yasmin menilai keterlibatannya dalam upacara tersebut menjadi pengalaman berharga untuk mengenal lebih dekat sosok Bagindo Aziz Chan sebagai pejuang bangsa. Menurutnya, semangat dan keteladanan sang pahlawan harus terus menjadi inspirasi bagi generasi muda.
"Dari sosok Bagindo Aziz Chan, kita bisa mengambil semangat dalam memperjuangkan nilai-nilai bangsa Indonesia serta kegigihannya dalam mempertahankan Indonesia. Mari kita tanamkan terus semangat perjuangan," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....