Hari Koperasi ke-79, Sumbar Dorong Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Masyakat

  • 16 Jul 2026 10:22 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar upacara Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Kamis 16 Juli 2026. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen menjadikan koperasi sebagai pilar utama penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Upacara dipimpin Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy yang bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam kesempatan itu, Vasko membacakan sambutan Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono.

Dalam sambutan tersebut ditegaskan peringatan Hari Koperasi bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat berkoperasi di tengah masyarakat. Koperasi diharapkan terus tumbuh dan berkembang sehingga mampu mengambil peran strategis dalam pemerataan kesejahteraan serta memperkokoh posisinya sebagai soko guru perekonomian nasional. "Koperasi bukan hanya badan usaha, tetapi merupakan usaha bersama untuk memperbaiki kehidupan ekonomi yang berlandaskan semangat tolong-menolong dan asas kekeluargaan," kata Vasko.

Ia menyampaikan, pemerintah saat ini terus memperkuat gerakan koperasi melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Secara nasional, lebih dari 80 ribu KDMP telah dibentuk dan lebih dari 1.061 koperasi di antaranya telah mulai beroperasi.

Menurutnya, KDMP diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang mampu memperpendek rantai distribusi, memperkuat akses pembiayaan, memperluas pemasaran produk lokal, serta menghadirkan layanan ekonomi yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat. Selain itu, pemerintah juga mendorong lahirnya koperasi sektor produksi di berbagai bidang strategis, seperti koperasi bagi nelayan, pengelolaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), hilirisasi kelapa sawit, hingga koperasi yang bergerak di sektor ekonomi kreatif dan digital.

Vasko juga mengungkapkan, koperasi yang digerakkan generasi muda kini mulai berkembang di berbagai sektor, mulai dari industri gim, perfilman, komunitas kreatif, petani milenial, hingga perusahaan rintisan (startup). Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi sinyal positif bahwa koperasi mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan menjadi pilihan model usaha bagi generasi muda.

Ia mengapresiasi tumbuhnya koperasi-koperasi modern tersebut serta mengajak pemerintah daerah dan seluruh gerakan koperasi untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan agar semakin banyak koperasi inovatif lahir, khususnya di Sumbar. Mengakhiri sambutannya, Vasko mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk aktif bergabung dan berkarya melalui koperasi. "Koperasi merupakan wadah membangun usaha bersama yang tidak hanya berlandaskan semangat gotong royong, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan ekonomi masa depan," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....