Pemkab Agam Usulkan Trase Baru Tol Sicincin–Bukittinggi
- 15 Jul 2026 09:29 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kabupaten Agam mengusulkan alternatif trase baru Jalan Tol Sicincin–Bukittinggi yang dinilai memiliki dampak sosial lebih kecil dibandingkan rencana sebelumnya. Usulan tersebut dibahas dalam rapat khusus bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Kejaksaan Negeri Agam, para wali nagari se-Kecamatan Sungai Pua, serta sejumlah unsur terkait di Kantor Camat Sungai Pua, Rabu 15 Juli 2026.
Rapat dipimpin langsung Bupati Agam Benni Warlis sebagai tindak lanjut pembahasan yang sebelumnya digelar di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat mengenai opsi perubahan jalur jalan tol. Menurut Benni, pemerintah mengusulkan trase baru yang membentang dari Pasar Amor menuju Simpang Taluak hingga terhubung ke Jalan Bypass Bukittinggi dengan panjang sekitar enam kilometer.
"Ini merupakan tindak lanjut rapat di Kejati Sumbar. Kita menyampaikan rencana pemindahan trase yang lebih pendek, dari Pasar Amor ke Simpang Taluak menuju Bypass. Panjangnya sekitar enam kilometer," ujar Benni.
Ia menjelaskan, rapat bersama camat dan para wali nagari digelar untuk menyamakan persepsi sebelum rencana tersebut disosialisasikan kepada niniak mamak dan masyarakat. Langkah itu dinilai penting agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama sebelum memasuki tahapan konsultasi publik.
Menurut Benni, alternatif trase baru dipilih karena diperkirakan akan mengurangi dampak terhadap permukiman warga. Pada rencana sebelumnya, sekitar 80 rumah, masjid, bangunan lainnya, serta lahan masyarakat berpotensi terdampak pembangunan jalan tol.
"Kalau dibandingkan trase sebelumnya, risiko di jalur ini relatif lebih rendah. Kita mencoba mencari alternatif yang dampaknya lebih kecil, meski tetap ada lahan yang terdampak," katanya.
Bupati Agam menambahkan, saat ini pembangunan masih berada pada tahap persiapan penyusunan dokumen perencanaan. Setelah itu akan dilaksanakan sosialisasi dan konsultasi publik yang menjadi dasar dalam menentukan diterima atau tidaknya usulan trase oleh masyarakat.
"Kalau dalam konsultasi publik masyarakat menolak, tentu akan kembali dibahas lagi. Karena itu sekarang kita libatkan pemerintah provinsi sejak awal agar proses persiapan berjalan lebih efektif," jelasnya.
Benni berharap dukungan seluruh pemangku kepentingan dapat mempercepat proses persiapan hingga penetapan lokasi pembangunan jalan tol. Menurutnya, keberadaan ruas Tol Sicincin–Bukittinggi diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Agam dan sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....