Progul Padang Diperkenalkan di Forum Internasional

  • 14 Jul 2026 15:42 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kota (Pemko) Padang memanfaatkan forum internasional untuk memperkenalkan berbagai program pembangunan berkelanjutan yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat. Sejumlah Program Unggulan (Progul) tersebut dipaparkan sebagai upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warga.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat menjadi pembicara kunci (keynote speaker) pada International Conference on the Social Dimensions of Sustainable Development in Southeast Asia (ICSSD-SEA) 2026 di Convention Hall Universitas Andalas (Unand), Selasa, 14 Juli 2026. Konferensi yang digagas Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unand itu diikuti akademisi dan peneliti dari berbagai negara.

Fadly menjelaskan pembangunan berkelanjutan di Kota Padang bertumpu pada penguatan sektor pendidikan dan kesehatan. Melalui Progul Padang Juara, pemerintah daerah berupaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, terutama bagi pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

"Pada tahun ini, Pemko Padang mengirimkan sekitar 60 mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di berbagai universitas di Provinsi Guangdong dan Beijing, Tiongkok. Kami juga berencana mengirimkan mahasiswa untuk menempuh pendidikan di sejumlah universitas di Malaysia," katanya.

Selain memberikan kesempatan belajar ke luar negeri, Pemko Padang juga merealisasikan pemberian seragam sekolah dan Lembar Kerja Siswa (LKS) secara gratis. Program tersebut diharapkan mampu meringankan beban orang tua sekaligus menekan angka putus sekolah di Kota Padang.

Pada sektor kesehatan, Fadly menyebut Pemko Padang menjalankan Progul Padang Melayani yang menghadirkan berbagai layanan bagi masyarakat. Program tersebut meliputi BPJS Kesehatan Gratis, layanan Dokter Warga, hingga perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.

"Kami menargetkan jaminan BPJS Ketenagakerjaan ini dapat menjangkau hingga 37 ribu penerima manfaat. Target tersebut dalam empat tahun mendatang," katanya.

Fadly juga memperkenalkan program berbasis kearifan lokal sebagai bagian dari pembangunan sosial di Kota Padang. Program Smart Surau diarahkan untuk memperkuat pendidikan karakter generasi muda berbasis masjid, sedangkan Dubalang Kota menghidupkan kembali kepemimpinan kolaboratif melalui sinergi pemerintah, ulama, ninik mamak, dan kaum intelektual dalam konsep tungku tigo sajarangan.

Mewakili Ketua Panitia ICSSD-SEA 2026, Andri Rusta, mengapresiasi kehadiran Wali Kota Padang sebagai pembicara kunci dalam konferensi tersebut. Menurutnya, ICSSD-SEA 2026 menghadirkan narasumber dan peserta dari Indonesia, Malaysia, Australia, Thailand, hingga Laos sehingga menjadi wadah strategis memperkuat kolaborasi akademik di tingkat internasional.

"Kami berharap konferensi ini tidak hanya menjadi wadah untuk mempresentasikan hasil penelitian ilmiah saja. Lebih dari itu, ini harus menjadi ruang bersama untuk saling bertukar gagasan, membangun kolaborasi nyata, serta memperkuat jejaring akademik di kawasan Asia Tenggara maupun dunia internasional," ujar Andri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....