UNAND Bangun Sarana Air Bersih untuk Warga Lambung Bukit Pascabencana

  • 11 Jul 2026 06:51 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Krisis air bersih yang masih dirasakan warga Kelurahan Lambung Bukit pascabencana hidrometeorologi akhir tahun lalu mendapat perhatian dari Universitas Andalas (UNAND). Melalui pembangunan sarana pendukung distribusi air bersih, UNAND bersama masyarakat berupaya memastikan kebutuhan air bersih warga dapat kembali terpenuhi.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemasangan besi penyangga untuk tandon air berkapasitas 2.000 liter yang dikerjakan secara swadaya oleh warga. Tandon tersebut akan menjadi tempat penampungan air sebelum disalurkan melalui jaringan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang telah tersedia.

Dengan sistem tersebut, distribusi air bersih diharapkan dapat menjangkau rumah-rumah warga yang selama ini mengalami kesulitan memperoleh pasokan air akibat dampak bencana hidrometeorologi. Apabila kualitas air yang dihasilkan masih memerlukan penyempurnaan, akan dilakukan penambahan sistem penyaringan (filter) agar air yang didistribusikan lebih bersih dan layak digunakan masyarakat.

Sekretaris Universitas Andalas, Dr. Aidinil Zetra, Kamis 9 Juli 2026 mengapresiasi semangat gotong royong warga dalam pembangunan fasilitas tersebut. "Penyediaan akses air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kami mengapresiasi partisipasi aktif warga yang secara swadaya terlibat dalam pembangunan sarana ini," kata Aidinil Zetra.

Ia berharap keberadaan tandon beserta jaringan distribusi yang terintegrasi dengan sistem Pamsimas dapat menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat Lambung Bukit dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

Sementara itu, salah seorang warga Lambung Bukit, Novrizal, mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan UNAND. Menurutnya, sejak bencana hidrometeorologi melanda kawasan tersebut pada akhir tahun lalu, ketersediaan air bersih menjadi salah satu persoalan yang paling dirasakan warga.

"Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Dengan adanya tandon air ini, kami berharap kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih baik," ujarnya.

Novrizal menambahkan, pemasangan besi penyangga tandon dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap program penyediaan air bersih tersebut. "Pekerjaan ini kami lakukan bersama-sama karena manfaatnya akan dirasakan oleh banyak warga. Semoga fasilitas ini segera beroperasi sehingga pasokan air bersih dapat kembali mengalir ke rumah-rumah warga yang membutuhkan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....