Padang Perkuat Langkah menuju Kota Kreatif Gastronomi UNESCO
- 07 Jul 2026 12:07 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Upaya Kota Padang untuk meraih pengakuan UNESCO sebagai Creative City of Gastronomy pada 2027 terus diperkuat melalui berbagai program yang mengangkat kekayaan kuliner dan budaya lokal. Salah satunya diwujudkan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 yang akan berlangsung pada 6–10 Agustus 2026 dengan mengusung tema "Padang Road to Gastronomy City" melalui program Taste of Padang Experience 2026.
“Dinas Pariwisata mulai mematangkan seluruh persiapan pelaksanaan HJK agar tidak sekadar menjadi pesta rakyat. Akan tetapi juga menjadi ajang promosi gastronomi daerah,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yenni Yuliza, di Padang, Selasa, 7 Juli 2026.
Yenni mengatakan, konsep gastronomi dipilih karena selaras dengan visi Kota Padang sebagai kota pintar dan kota sehat. Menurutnya, pendekatan tersebut juga menjadi strategi memperkenalkan kekayaan budaya melalui kuliner kepada masyarakat maupun wisatawan.
Ia menjelaskan, seluruh rangkaian HJK tahun ini akan dikemas dengan menonjolkan budaya serta kuliner khas daerah sebagai identitas Kota Padang. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pencapaian target pengakuan UNESCO sebagai Kota Kreatif Gastronomi pada 2027.
Salah satu agenda yang disiapkan yakni Festival Telong-Telong dengan konsep Festival Bajamba yang menampilkan tradisi makan bersama masyarakat Minangkabau. Peserta akan membawa jamba yang kemudian ditampilkan di panggung utama sebagai representasi kekayaan gastronomi Kota Padang.
Selain itu, Bajamba Festival juga akan digelar sebagai sarana edukasi budaya bagi masyarakat dan wisatawan. Kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkenalkan tradisi makan bajamba sebagai warisan budaya yang mengandung nilai kebersamaan sekaligus menjadi daya tarik sektor pariwisata.
Rangkaian HJK juga akan diisi kegiatan Talk and Taste yang membahas keberagaman gastronomi Kota Padang, serta Gastronomy to Market yang menghadirkan bazar kuliner, pertunjukan live cooking, dan partisipasi chef dari berbagai institusi maupun sejumlah negara. Menurut Yenni, kekayaan kuliner Kota Padang lahir dari perpaduan berbagai etnis, seperti Minangkabau, Tionghoa, India, Nias, Jawa, Sunda, dan etnis lainnya yang telah hidup berdampingan selama bertahun-tahun.
“Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, Pemko Padang berharap HJK ke-357 menjadi hiburan yang edukatif sekaligus memperkuat promosi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kami juga optimistis tema gastronomi yang diusung mampu semakin mengukuhkan citra Kota Padang sebagai destinasi wisata kuliner bertaraf internasional menuju UNESCO Creative City of Gastronomy,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....