Sebanyak 30 Calon Siswa Sekolah Rakyat Padang Siap Belajar di Dharmasraya
- 08 Jul 2026 01:00 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Dinas Sosial Kota Padang menuntaskan proses penjangkauan calon peserta didik Sekolah Rakyat menjelang dimulainya tahun ajaran 2026/2027 pada 14 Juli 2026. Seluruh peserta didik asal Kota Padang akan sementara mengikuti pembelajaran di Sekolah Rakyat permanen Kabupaten Dharmasraya.
Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Eri Sanjaya, mengatakan pihaknya telah menjangkau 30 calon peserta didik dan menyiapkan lima peserta cadangan yang berasal dari kategori anak belum sekolah maupun putus sekolah. “Sudah ada total 30 calon peserta didik Sekolah Rakyat dan 5 cadangan yang akan mulai bersekolah pada tahun ajaran baru. Mereka akan ditampung sementara di Sekolah Rakyat Kabupaten Dharmasraya. Penjangkauan anak-anak calon peserta didik ini sesuai dengan mekanisme dan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial,” katanya, Senin, 6 Juli 2026.
Eri menjelaskan, data awal dari Kementerian Sosial mencatat sebanyak 6.615 anak di Kota Padang masuk kategori belum sekolah dan putus sekolah. Namun, setelah dilakukan pemadanan data bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta penyesuaian kuota dari Kementerian Sosial, jumlah calon peserta didik yang memenuhi kriteria menjadi 30 orang.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Padang juga tengah menyiapkan gedung Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) untuk menampung peserta didik di masa mendatang. Selama proses pembangunan berlangsung, kegiatan belajar mengajar masih dilaksanakan di kawasan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Padang.
Kepala BBPPKS Padang, Wildan Humaedi, mengatakan fasilitas SRMP di BBPPKS memiliki keterbatasan kapasitas sehingga peserta didik baru akan diarahkan ke Sekolah Rakyat permanen di Dharmasraya. “Siswa yang ada saat ini berasal dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Barat di SRMP masih menjalani pendidikan di kantor kami, sementara untuk siswa tahun ajaran baru akan ditampung sementara di SR permanen di Dharmasraya,” ujarnya.
Wildan menambahkan, Kementerian Sosial telah menetapkan kuota Sekolah Rakyat di Sumatera Barat sebanyak 390 peserta didik pada tahun ajaran baru. “Sebagian siswa baru berasal dari Kota Padang, Solok dan sebagian lainnya dari Dharmasraya,” katanya.
Ia mengatakan BBPPKS kini mematangkan berbagai persiapan menjelang dimulainya pembelajaran pada 14 Juli 2026, termasuk kesiapan sarana dan prasarana untuk mendukung Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan Sekolah Rakyat permanen akan didukung tenaga pendidik sementara dari pemerintah daerah hingga proses rekrutmen guru selesai pada awal Agustus 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....