Payakumbuh Kembangkan Wisata Budaya lewat Tradisi Adat Nagari Berkelanjutan

  • 05 Jul 2026 16:45 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat pelestarian adat dan budaya Minangkabau melalui pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari, yang mengangkat tradisi lokal sebagai atraksi wisata edukatif sekaligus menjadi media pewarisan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

Program tersebut resmi dibuka Wali Kota Payakumbuh melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman dalam kegiatan bertema "Manjopuk Sumando di Nagori Limbukan" di Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Limbukan, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Minggu 5 Juli 2026. Kegiatan ini dihadiri Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra, Ketua LKAAM Kota Payakumbuh Dt. Parmato Alam, Dt. Mantiko Alam, jajaran KAN Limbukan, Bundo Kanduang, niniak mamak, tokoh masyarakat, serta kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Elzadaswarman mengatakan kegiatan tersebut telah masuk dalam Kalender Event Pariwisata Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Payakumbuh sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata berbasis budaya. Menurutnya, setiap nagari memiliki kekayaan tradisi yang layak diperkenalkan kepada masyarakat luas sebagai daya tarik wisata sekaligus memperkuat identitas daerah.

"Melalui program Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari, kita tidak hanya melestarikan warisan budaya seperti prosesi Manjopuk Sumando, tetapi juga menjadikannya sebagai daya tarik wisata yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat," kata Elzadaswarman.

Ia menjelaskan, posisi Kota Payakumbuh sebagai daerah perlintasan membuat arus modernisasi berkembang sangat cepat. Karena itu, pelestarian adat menjadi langkah penting untuk menjaga nilai-nilai budaya sekaligus membentuk karakter generasi muda agar tetap memahami jati diri dan tradisi Minangkabau.

Elzadaswarman juga mengapresiasi sinergi Camat, LKAAM, KAN, Bundo Kanduang, niniak mamak, serta seluruh elemen masyarakat Nagari Limbukan yang terus menjaga kelestarian adat di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, kolaborasi seluruh unsur masyarakat menjadi kekuatan utama dalam memastikan tradisi Minangkabau tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Elzadaswarman menambahkan sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota Payakumbuh mendorong penyusunan aturan adat tertulis di tingkat nagari sebagai pedoman menjaga keberlangsungan tradisi. "Aturan tersebut bukan untuk membatasi, tetapi menjadi pedoman agar adat tetap terpelihara, memiliki arah yang jelas, dan dapat diwariskan secara berkelanjutan kepada generasi mendatang," ujarnya. Ia juga mengajak generasi muda, termasuk Karang Taruna, agar aktif terlibat dalam setiap kegiatan adat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....