Seknas SDGs Tinjau Praktik Baik Sekolah Lapang Mina Padi di Agam

  • 30 Jun 2026 14:39 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Sekretariat Nasional (Seknas) Sustainable Development Goals (SDGs) meninjau pelaksanaan Sekolah Lapang Mina Padi di Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Selasa (30/6/2026). Kunjungan tersebut bertujuan melihat langsung praktik kolaborasi multipihak dalam pengembangan inovasi pertanian berkelanjutan.

Sekretaris Nasional SDGs Kementerian PPN/Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali, mengatakan masyarakat Paninjauan mulai mengembangkan inovasi mina padi yang dipadukan dengan sistem tanam padi pokok murah menggunakan jerami. Menurutnya, inovasi tersebut memberikan manfaat dari sisi efisiensi biaya, lingkungan, hingga peningkatan pendapatan masyarakat.

"Masyarakat baru saja menerapkan penanaman padi dengan sistem sawah pokok murah menggunakan jerami. Saya kira inovasi ini memurahkan investasi tenaga kerja, mengurangi jejak karbon karena penggunaan mesin berkurang, serta meningkatkan penghasilan masyarakat karena muncul sumber pendapatan baru," ujar Pungkas.

Ia juga mengapresiasi peran Lembaga Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat (LP2M) Sumatera Barat yang dinilai berhasil membangun kemitraan multipihak dalam pengembangan Sekolah Lapang Mina Padi. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan pembangunan berkelanjutan.

"Terima kasih kepada LP2M yang sudah membantu mengoordinasikan dan mengonsolidasikan inovasi ini. Mudah-mudahan dapat terus dikembangkan, baik dengan mencontoh daerah lain maupun nantinya menjadi contoh bagi daerah lain," ujarnya.

Sementara itu, Staf Lapangan Kemitraan Multipihak LP2M Sumbar, Nurul Ulya, mengatakan pihaknya sejak akhir 2024 telah mendampingi kemitraan multipihak di Kabupaten Agam. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memperkuat pembangunan berkelanjutan melalui kerja sama berbagai pemangku kepentingan.

Menurut Nurul, Nagari Paninjauan dipilih sebagai salah satu lokasi percontohan penerapan sistem mina padi. Program tersebut menjadi solusi agar lahan sawah tetap produktif sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi petani.

"Mina padi menjadi solusi agar lahan sawah tetap dipertahankan untuk kebutuhan pangan. Tetapi masyarakat juga memperoleh keuntungan ekonomi dari pembenihan ikan," ujar Nurul.

Ia berharap kunjungan Seknas SDGs dapat memperkuat pengembangan program tersebut agar menjadi praktik baik yang dapat diterapkan di wilayah lain. "Harapannya praktik baik ini dapat menjadi contoh bagaimana kemitraan multipihak diterapkan dalam pengelolaan Sekolah Lapang Mina Padi dan bisa dikembangkan di wilayah lain," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....