BPBD Padang Bangun Budaya Siaga Bencana sejak Dini

  • 26 Jul 2026 14:51 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang terus memperkuat budaya siaga bencana sejak usia dini melalui edukasi dan simulasi. Langkah tersebut dilakukan untuk membangun pemahaman anak-anak agar mampu menghadapi berbagai potensi ancaman bencana di lingkungan sekitar.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengatakan Kota Padang memiliki potensi berbagai jenis bencana. Mulai dari gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, cuaca ekstrem, kebakaran hutan, hingga wabah penyakit.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat pemahaman mengenai mitigasi dan langkah penyelamatan diri perlu ditanamkan sejak anak-anak. Dengan edukasi sejak dini, masyarakat diharapkan memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik ketika menghadapi situasi darurat.

"Budaya siaga bencana harus dibangun sejak dini. Edukasi dan simulasi bukan untuk mengundang bencana, tetapi agar masyarakat, khususnya anak-anak, memahami apa yang harus dilakukan ketika bencana benar-benar terjadi," ujar Hendri kepada RRI di Padang, Minggu, 26 Juli 2026.

Ia menjelaskan, BPBD Kota Padang telah menjalankan sejumlah program peningkatan kapasitas kesiapsiagaan bagi pelajar di sekolah. Terbaru, edukasi kebencanaan diberikan kepada peserta didik melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama.

Hendri menyebut, pembelajaran kebencanaan tidak hanya diberikan melalui penyampaian materi, tetapi juga melalui simulasi. Dengan praktik langsung, peserta didik dapat memahami langkah evakuasi, jalur penyelamatan, serta tindakan yang perlu dilakukan saat bencana terjadi.

Ia menambahkan, negara-negara yang telah memiliki budaya mitigasi bencana, seperti Jepang, rutin melaksanakan edukasi dan simulasi sejak usia dini. Menurutnya, kebiasaan tersebut membuat masyarakat lebih siap dan memahami peran masing-masing ketika menghadapi bencana.

"Melalui edukasi dan simulasi yang dilakukan secara rutin, pemahaman mengenai mitigasi bencana akan semakin melekat. Ini menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang tangguh bencana," katanya.

BPBD Kota Padang berharap sinergi dengan sekolah, pemerintah, dan masyarakat terus diperkuat dalam membangun kesadaran kebencanaan. Dengan keterlibatan seluruh pihak, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi kelompok masyarakat yang lebih siap dan mandiri menghadapi potensi bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....