Gubernur Sumbar: Ketahanan Keluarga Bentengi Anak dari Ancaman Sosial

  • 29 Jun 2026 10:29 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan keluarga sebagai langkah utama melindungi anak dari berbagai ancaman sosial. Hal itu disampaikan pada upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tahun 2026 di Halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat, Senin, 29 Juni 2026.

Mahyeldi mengungkapkan, hingga Juni 2026 tercatat sekitar 8.000 kasus perceraian di Sumatera Barat. Kondisi tersebut dinilai menjadi perhatian serius karena dapat berdampak pada tumbuh kembang anak dan kualitas kehidupan keluarga.

Menurutnya, banyak anak yang terjerumus ke dalam perilaku menyimpang berawal dari kurangnya perhatian dan kasih sayang di lingkungan keluarga. Anak yang kehilangan kehangatan di rumah cenderung mencari pelarian di luar lingkungan keluarga sehingga rentan terpengaruh pergaulan negatif.

"Anak-anak yang terjerumus dalam kekerasan atau narkoba sering kali adalah mereka yang kurang kasih sayang di rumah sehingga mencari pelarian semu di jalanan. Sehingga ancaman perilaku menyimpang sering kali mendekap mereka dengan mudahnya," ujar Gubernur.

Ia mengatakan, peran orang tua dalam memberikan perhatian, pengawasan, dan komunikasi yang baik menjadi kunci untuk mencegah anak terpapar berbagai ancaman seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga perilaku menyimpang lainnya. Menurutnya, Hari Keluarga Nasional menjadi pengingat bahwa keluarga merupakan benteng pertama dalam melindungi generasi muda.

Gubernur mengimbau seluruh orang tua agar tidak lengah dalam menjaga keharmonisan keluarga. "Jangan tunggu sampai anak kita menjadi korban atau pelaku. Pertahanan terbaik adalah ketahanan keluarga," katanya.

Ia juga mengajak setiap keluarga menjadikan rumah sebagai tempat yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi anak-anak. Dengan demikian, kehangatan keluarga akan selalu menjadi alasan bagi anak untuk kembali ke jalan yang benar dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....