BKMT Payakumbuh Gelar Lomba Penyelenggaraan Jenazah dan Seminar Keluarga
- 26 Jun 2026 15:38 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Badan Kontak Majelis Taklim (BMKT) Kota Payakumbuh menggelar lomba penyelenggaraan jenazah sesuai syariat Islam di Aula Josrizal Zain, Balai Kota Payakumbuh, Kamis, 25 Juni 2026. Kegiatan tersebut sejalan dengan seminar ketahanan keluarga dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Kegiatan diikuti sekitar 150 peserta dari unsur Gabungan Organisasi Wanita, majelis taklim se-Kota Payakumbuh, Duta Genre, dan berbagai elemen masyarakat. Seminar menghadirkan tiga narasumber dari disiplin berbeda yakni perspektif hukum dan keamanan, syariat Islam, serta psikologi keluarga.
Ketua BKMT Kota Payakumbuh Elfriza Zaharman mengatakan, penguatan keluarga membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat mulai dari organisasi keagamaan, pemerintah daerah, aparat hukum, hingga lembaga pendidikan. Ia menegaskan keluarga merupakan benteng utama menghadapi berbagai pengaruh negatif yang berkembang di tengah masyarakat.
"Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya membangun keluarga yang harmonis, religius, dan tangguh. Sehingga mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki karakter yang kuat," ujar Elfriza.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Payakumbuh Rida Ananda yang mewakili Wali Kota Zulmaeta menyebut seminar ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai tantangan keluarga masa kini. Ia secara khusus menyoroti ancaman penyalahgunaan narkoba dan pengaruh negatif teknologi digital sebagai dua tantangan terbesar yang mengancam ketahanan keluarga saat ini.
"Semoga seminar ini dapat memberikan pencerahan kepada kita semua tentang arti penting membangun pertahanan yang kuat terhadap bahaya narkoba, pengaruh negatif perkembangan teknologi digital, serta berbagai tantangan sosial yang dihadapi keluarga saat ini," ujar Rida.
Lomba penyelenggaraan jenazah menjadi bagian unik dari peringatan 1 Muharram ini yang membedakannya dari kegiatan seremonial keagamaan biasa. Penguasaan tata cara penyelenggaraan jenazah merupakan kewajiban fardu kifayah bagi umat Islam yang sayangnya semakin jarang dikuasai masyarakat perkotaan seiring perubahan gaya hidup dan melemahnya tradisi pengajaran keagamaan berbasis komunitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....