BPBD Agam Sosialisasikan Bantuan Rumah Rusak Berat di Enam Kecamatan Terdampak

  • 25 Jun 2026 14:18 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam menggelar sosialisasi program bantuan pembangunan rumah bagi korban bencana kategori rusak berat di enam kecamatan terdampak mulai Selasa, 23 Juni 2026 hingga 26 Juni 2026. Kecamatan yang menjadi lokasi sosialisasi mencakup Palembayan, Tanjung Mutiara, Tanjung Raya, IV Koto, Malalak, dan Palupuah.

Program ini menawarkan dua skema bagi korban, yakni pembangunan kembali di lokasi semula dan relokasi mandiri bagi warga yang harus berpindah ke lokasi lebih aman. Sosialisasi menghadirkan perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, camat, wali nagari, penyedia material, hingga perusahaan aplikator yang akan terlibat dalam proses pembangunan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Agam, Rahmad Lasmono mengatakan sosialisasi penting agar seluruh penerima bantuan memahami mekanisme pelaksanaan program secara menyeluruh. Ia menegaskan pemahaman yang sama antara semua pihak menjadi kunci agar proses pembangunan berjalan lancar dan sesuai ketentuan.

"Program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat bencana. Seluruh penerima bantuan perlu memahami aturan dan tahapan yang harus dilalui agar proses pembangunan berjalan lancar dan sesuai ketentuan," ujar Rahmad.

Sejumlah mitra penyedia material turut dilibatkan dalam program ini, antara lain PT Semen Padang, PT Gubah Fifarian Indotama, PT Mara Pratama Indonesia, dan PT Tata Logam Lestari. Sementara pelaksanaan teknis di lapangan akan dikerjakan empat perusahaan aplikator yakni PT Bintang Wijaya Karya, CV FS Construction, PT Trisco Jaya Utama, dan PT Ilham Jaya Sentosa.

Selain pemaparan materi, sosialisasi diisi sesi diskusi dan tanya jawab antara narasumber dan masyarakat penerima bantuan. Forum ini memberi ruang bagi warga untuk memperjelas berbagai hal teknis pelaksanaan program yang akan berdampak langsung pada proses pembangunan rumah mereka.

Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Agam pada November tahun lalu meninggalkan ratusan rumah dalam kondisi rusak berat di berbagai kecamatan. Program bantuan pembangunan rumah rusak berat ini menjadi salah satu upaya konkret pemerintah mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat yang telah kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....