Gempa M 4,7 Guncang Padang dan Pariaman, Pusat Gempa Dekat Sumber Gempa Padang 2009
- 21 Jun 2026 13:27 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Gempabumi yang terjadi pada Minggu 21 Juni 2026 pagi sekitar pukul 09.33 WIB dirasakan oleh masyarakat di Kota Padang, Kota Pariaman, dan sejumlah wilayah sekitarnya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Saat dihubungi RRI Padang pagi tadi, Kepala BMKG Padang Panjang, Suaidi Ahadi, mengatakan, pusat gempa dengan magnitudo 4,7 itu berada di wilayah Pariaman. Getaran gempa sempat dirasakan warga dan menimbulkan kekhawatiran .
Menurut Suaidi, berdasarkan hasil analisis BMKG, lokasi sumber gempa tersebut berada dekat dengan sumber gempa besar yang pernah mengguncang Padang pada tahun 2009. Meski demikian, aktivitas gempa kali ini masih tergolong wajar karena kawasan tersebut memang merupakan daerah yang aktif secara tektonik.
“Gempa tadi memang dirasakan oleh masyarakat Kota Padang dan sekitarnya. Sumber gempanya ternyata dekat sekali dengan sumber gempa Padang tahun 2009,” ujar Suaidi, Minggu 21 Juni 2026.
Ia menjelaskan, setelah gempa utama terjadi, BMKG juga mencatat satu gempa susulan berkekuatan magnitudo 3,5 pada pukul 09.48 WIB. Hingga saat ini belum terdeteksi adanya gempa susulan lainnya yang signifikan.
Suaidi menegaskan bahwa dengan kekuatan gempa tersebut, tidak ada potensi tsunami yang dapat mengancam wilayah pesisir Sumatera Barat. Karena itu, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum jelas sumbernya.
“Yang paling penting, gempa tadi tidak berpotensi tsunami. Masyarakat pesisir Sumatera Barat, khususnya Kota Padang dan Kota Pariaman, tidak perlu panik. Tetap berkoordinasi dengan keluarga dan kerabat, serta pastikan informasi yang diterima berasal dari BMKG,” katanya.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi dengan memahami langkah-langkah mitigasi yang benar. Selain itu, warga diminta tidak mudah percaya terhadap informasi hoaks yang beredar di media sosial dan selalu mengacu pada informasi resmi yang dikeluarkan BMKG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....