Pemkab Tanah Datar Perkuat Dukungan bagi Mahasiswa di Perantauan
- 19 Jun 2026 05:35 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Komitmen mempererat hubungan antara ranah dan rantau terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar. Salah satunya melalui dukungan terhadap keberadaan fasilitas yang menunjang kebutuhan mahasiswa asal Tanah Datar di perantauan.
Di Bandung, Jawa Barat, Bupati Tanah Datar Eka Putra bersilaturahmi dengan Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Bandung Raya sekaligus meninjau Gedung Asrama Mahasiswa Yayasan Pagaruyung, Kamis, 18 Juni 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan dengan perantau dan memastikan fasilitas asrama tetap berfungsi dengan baik.
Eka mengapresiasi kepedulian para perantau yang telah menyediakan tempat tinggal bagi mahasiswa asal Tanah Datar yang menempuh pendidikan di Bandung. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi perantau terhadap kampung halaman.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada perantau yang telah memfasilitasi tempat tinggal bagi mahasiswa di perantauan. Ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kampung halaman,” ujarnya.
Bupati juga menyatakan pemerintah daerah akan mempertimbangkan dukungan untuk pengembangan fasilitas asrama sesuai kemampuan keuangan daerah. Hal itu dilakukan agar mahasiswa dapat memperoleh fasilitas yang lebih baik selama menjalani pendidikan.
Selain bersilaturahmi, Eka Putra turut memaparkan sejumlah capaian pembangunan di Tanah Datar yang mendapat perhatian pemerintah pusat. Ia menyebut berbagai program daerah telah menarik kunjungan sejumlah pejabat kementerian ke Luhak Nan Tuo.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan beberapa rencana pembangunan strategis, seperti pembangunan Sekolah Rakyat di Nagari Tanjung Barulak dan rencana pembangunan jalan tol yang masih dalam tahap kajian. Ia berharap dukungan dan doa para perantau agar berbagai program pembangunan tersebut dapat berjalan dengan baik.
Sementara itu, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra menilai keberadaan asrama memiliki fungsi penting sebagai tempat tinggal. Ini sekaligus simbol kepedulian sosial masyarakat Tanah Datar di perantauan.
Ketua IKTD Bandung Raya Syafriadi menambahkan, asrama yang memiliki dua lantai. Terdapat 17 kamar tersebut dalam kondisi baik dan diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh mahasiswa asal Tanah Datar yang menempuh pendidikan di Bandung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....