Pengusaha Timur Tengah Beli Tenun Lintau, Perantau Didorong Besarkan Pasar Ekspor
- 19 Jul 2026 23:13 WIB
- Padang
Poin Utama
- Pengusaha dari Timur Tengah datang langsung ke Lintau dan membeli tenun dalam jumlah besar, menandakan potensi ekspor internasional yang kuat.
- Fasli Jalal menyatakan dukungan para perantau telah mendorong perkembangan sentra tenun Lintau dengan kemampuan memberikan pelatihan kepada masyarakat.
- Para perantau diminta memperkuat kontribusi untuk mengoptimalkan potensi ekspor tenun Lintau ke pasar internasional secara maksimal.
RRI.CO.ID, Padang - Pengusaha dari Timur Tengah telah datang langsung ke Lintau dan membeli produk tenun dalam jumlah cukup besar, menjadi sinyal kuat tenun Lintau berpotensi menembus pasar ekspor internasional. Hal tersebut ini diungkapkan Dewan Penasehat Ikatan Keluarga Lintau Buo IX Koto, Fasli Jalal dalam Silaturahmi Akbar IKLB IX Koto Jabodetabek di Gedung Swasana BRIN Thamrin Convention Hall, Jakarta Pusat, Minggu, 19 Juli 2026.
Fasli mengatakan dukungan para perantau selama ini telah mendorong berkembangnya sentra tenun Lintau yang kini mampu memberikan pelatihan kepada masyarakat dan membuka peluang pasar yang lebih luas. Ia mendorong seluruh perantau terus memperkuat kontribusi agar potensi ekspor tenun Lintau dapat dioptimalkan secara maksimal.
"Alhamdulillah, berkat dukungan tokoh-tokoh dan perantau kita, sentra tenun Lintau terus berkembang. Bahkan, informasi terakhir ada pengusaha dari Timur Tengah yang datang dan membeli produk tenun Lintau dalam jumlah cukup besar," ujar Fasli.
Fasli juga mengungkapkan kontribusi perantau telah menghasilkan berdirinya sebuah universitas di Lintau. Ia berharap masyarakat memberikan kepercayaan kepada perguruan tinggi tersebut sebagai tempat melanjutkan pendidikan anak-anak mereka.
Bupati Tanah Datar Eka Putra yang hadir langsung dalam acara ini mengapresiasi keterlibatan pelaku usaha asal Lintau IX Koto yang turut berpromosi dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut produk seperti sate, lontong, soto, lapek sarikayo, dan kerupuk kuah khas Lintau yang dipamerkan menjadi bentuk promosi nyata produk unggulan daerah di Jabodetabek.
"Dengan menjaga kekompakan dan kebersamaan, tidak ada persoalan yang tidak dapat kita selesaikan bersama. Ia menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat Lintau IX Koto yang terus terjaga baik di ranah maupun di perantauan," ujar Eka Putra.
Sementara itu, Ketua IKLB IX Koto Jabodetabek Pahlevi Dt. Rajo Lelo Angso mengatakan silaturahmi akbar ini bukan sekadar ajang pertemuan tetapi juga sarana memperkuat persaudaraan sesama perantau. “IKLB selama ini aktif melaksanakan kegiatan sosial membantu sanak saudara yang mengalami musibah maupun kesulitan di perantauan,” ujarnya.
Acara bertema Manjopuik Raso, Merawat Silaturahmi, Basamo Kito Mambangun Nagari ini turut menampilkan prosesi adat Manjopuik Marapulai dan berbagai pertunjukan seni budaya Minangkabau. Kehadiran Ny. Mufidah Jusuf Kalla bersama ratusan perantau Lintau IX Koto se-Jabodetabek menjadikan silaturahmi akbar ini sebagai salah satu pertemuan diaspora Minangkabau terbesar di ibu kota tahun ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....