Pasaman Barat Jadi Prioritas Program Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
- 17 Jun 2026 00:34 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Kabupaten Pasaman Barat ditetapkan sebagai lokasi prioritas Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Tahun 2026 oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Daerah ini menjadi satu-satunya kabupaten di Sumatera Barat yang masuk dalam daftar pelaksana program pendidikan unggulan tersebut.
Sebagai tindak lanjut percepatan program prioritas nasional di bidang pendidikan, Bupati Pasaman Barat Yulianto bersama Anggota DPRD Sumatera Barat Ade Putra dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) meninjau lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Muara Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh, Senin, 15 Juni 2026. Bupati Yulianto mengatakan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperluas akses pendidikan berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat, termasuk di daerah.
Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan percepatan pembangunan dan revitalisasi sekolah agar masyarakat dapat segera menikmati fasilitas pendidikan yang modern dan berkualitas. “Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat telah menyiapkan lahan seluas sekitar 20 hektare yang status kepemilikannya telah bersertifikat,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut dinilai akan mempercepat proses pembangunan sekolah yang menjadi bagian dari program strategis nasional tersebut. “Karena lahan ini milik pemerintah daerah dan sudah bersertifikat, proses pembangunan dapat segera dilakukan. Nantinya akan dibangun jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA hingga SMK gratis dengan konsep nonasrama,” katanya.
Ia menjelaskan, untuk sekolah berasrama akan difokuskan melalui Program Sekolah Rakyat yang direncanakan dibangun di kawasan Jalur 32. Program tersebut ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh akses pendidikan yang lebih baik.
Yulianto menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan menjadi kebutuhan penting di tengah persaingan global yang semakin ketat. Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat guna memastikan program dapat direalisasikan sesuai rencana.
Sementara itu, Anggota DPRD Sumatera Barat Ade Putra mengatakan kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi tidak hanya berdampak pada peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, pembangunan dan operasional sekolah akan membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat sehingga dapat memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah.
“Program revitalisasi sekolah dan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. Selain meningkatkan kualitas pendidikan, program ini juga diharapkan dapat membantu menekan angka pengangguran,” kata Ade Putra.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....