BPBD Sumbar Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kering

  • 17 Jun 2026 01:21 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi musim kering yang diperkirakan berlangsung cukup panjang tahun ini. Langkah tersebut dilakukan menyusul informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi kekeringan di sejumlah wilayah Sumatera Barat.

Sekretaris BPBD Sumatera Barat, Ilham Wahab mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota sejak awal Mei 2026. Koordinasi dilakukan untuk menyusun langkah antisipasi terhadap dampak musim kering, baik berupa kebakaran hutan dan lahan maupun krisis air bersih.

“Kita sudah diinfokan oleh BMKG bahwa memang akan terjadi musim kering yang cukup panjang di Sumatera Barat. Dari awal Mei kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan kabupaten dan kota untuk menghadapi dampak kekeringan, baik kebakaran hutan dan lahan maupun krisis air bersih,” kata Ilham Wahab, Selasa, 16 Juni 2026.

Untuk menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, BPBD bersama Dinas Kehutanan Sumatera Barat telah menggelar apel kesiapsiagaan pasukan dan peralatan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh personel dan sarana pendukung siap digunakan jika terjadi Karhutla.

Sementara itu, dalam mengantisipasi krisis air bersih, BPBD telah menyiagakan empat unit mobil tangki air serta peralatan pendukung distribusi air bersih. Upaya tersebut juga didukung oleh sejumlah instansi terkait dan perusahaan daerah air minum yang memiliki sarana serupa.

“Kesiapsiagaan perlu dilakukan sejak dini agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan. Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga telah menyiapkan berbagai sumber daya guna mendukung penanganan apabila terjadi bencana akibat kekeringan,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....