BPBD Sumbar Bantu Proses Evakuasi Bencana Banjir Padang
- 03 Agt 2026 15:55 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - BPBD Sumatera Barat (Sumbar) kerahkan peralatan dan personil rescue bantu proses evakuasi warga yang terendam banjir di sejumlah titik di Kota Padang, Senin, 3 Agustus 2026. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Sumbar, Edral Pratama kepada RRI mengatakan, bantuan evakuasi tersebut berdasarkan permintaan yang masuk dari BPBD Kota Padang ke Pusdalops Sumbar.
“Sebagaimana diketahui hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, mengguyur wilayah Kota Padang. hingga membuat sejumlah drainase dan kali di 15 titik di Kota Padang meluap,” katanya.
Ia mengungkapkan, pihaknya langsung merespons cepat sejak awal kejadian dengan menurunkan personel ke lokasi terdampak. “Kami dari BPBD tim bertugas langsung terjun ke lapangan. Jadi kami juga mengintruksikan OPD lainnya yang mengampu kebencanaan juga menurunkan personilnya, semoga dengan koordinasi yang intensif ini bisa mengurangi beban penanganan bencana di Kota Padang,” ujarnya.
Edral menjelaskan, pihaknya bertugas memback-up tugas-tugas penanganan bencana yang sedang dikerahkan secara intensif oleh BPBD Padang. “Dengan perlengkapan evakuasi yang kami miliki saat ini kami serahkan tanggung jawab utama di BPBD Padang, namun jika diperlukan personil kami akan turut membantu proses evakuasi dan penyisiran lokasi terdampak lainnya,” katanya.
Beberapa lokasi yang terdampak banjir di Kota Padang di antaranya Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Lubuk Minturun di Kecamatan Koto Tangah, Kampung Tanjung di Kecamatan Kuranji, serta kawasan Sungai Sarik, Batu Busuak, dan Gunung Sarik. Di kawasan Batu Busuak dan Gunung Sarik, debit air sungai meningkat tajam akibat tingginya curah hujan sehingga meluap dan merendam permukiman warga.
Sementara itu, BPBD Kota Padang telah menerjunkan personel ke sejumlah titik terdampak banjir. Petugas melakukan asesmen lapangan sekaligus mengevakuasi warga di beberapa lokasi yang terdampak genangan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga yang rumahnya sudah tidak dapat diakses dengan aman.
Selain melakukan evakuasi, petugas BPBD juga terus memantau perkembangan tinggi muka air dan berkoordinasi dengan unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, serta relawan untuk penanganan darurat apabila kondisi banjir semakin meluas. Masyarakat di sepanjang bantaran sungai dan daerah rawan banjir diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan.
Berdasarkan prakiraan cuaca, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi di wilayah Sumatera Barat dalam beberapa hari ke depan. Hal dimaksud dinilai berisiko banjir dan tanah longsor masih perlu diwaspadai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....