Transparansi dan Pengembangan Usaha Jadi Fokus Kopseda

  • 07 Jun 2026 09:24 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Transparansi pengelolaan keuangan dan pengembangan unit usaha menjadi perhatian utama Koperasi Serba Usaha Pendidikan Kecamatan Pasaman (Kopseda) dalam upaya meningkatkan manfaat ekonomi bagi para anggotanya. Penguatan tata kelola dinilai menjadi kunci agar koperasi mampu terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan guru.

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 yang digelar Kopseda di Aula Gedung Yaptip, Simpang Empat, Sabtu, 6 Juni 2026. Forum tertinggi koperasi tersebut menjadi ajang evaluasi kinerja sekaligus penyusunan arah pengembangan usaha ke depan.

Dalam rapat tersebut, laporan pertanggungjawaban pengurus yang telah diperiksa Dewan Pengawas mendapat apresiasi dari para anggota. Pengelolaan administrasi dan laporan keuangan dinilai berjalan secara transparan, tertib, serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Laporan keuangan koperasi sudah baik dan transparan. Angka disajikan jelas, pembukuan tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini menunjukkan pengurus menjalankan tugas secara amanah dan Dewan Pengawas menjalankan fungsi pengawasan secara optimal,” ujar pimpinan rapat.

Meski demikian, pengurus melaporkan neraca Kopseda Tahun Buku 2025 masih mencatat defisit sekitar Rp7 juta. Kendati demikian, koperasi tetap mampu memberikan manfaat ekonomi kepada anggota, salah satunya melalui penyaluran Tunjangan Hari Raya Idulfitri yang nilainya mencapai lebih dari Rp1 juta per anggota.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pasaman Barat, Agusli, menegaskan kemajuan koperasi bergantung pada sinergi antara anggota, pengurus, dan pengawas. Menurutnya, ketiga unsur tersebut harus berjalan beriringan agar koperasi mampu tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.

Ia menilai Kopseda masih memiliki peluang besar untuk mengembangkan usaha, terutama pada sektor pengadaan alat tulis kantor, perlengkapan kebersihan sekolah, serta kebutuhan penunjang kegiatan belajar mengajar yang digunakan setiap hari oleh sekolah dan para guru.

“Kebutuhan itu digunakan sekolah dan guru setiap hari. Jika koperasi mengoptimalkan unit usaha ini, potensi peningkatan Sisa Hasil Usaha (SHU) akan semakin besar dan manfaatnya kembali ke anggota,” ujar Agusli.

Sebagai koperasi pendidikan yang telah berdiri sejak 1982, Kopseda Kecamatan Pasaman terus berupaya memperkuat perannya sebagai wadah ekonomi bagi guru SD di Kecamatan Pasaman. Melalui tata kelola yang transparan dan pengembangan usaha yang lebih optimal, koperasi diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota sekaligus mendukung kualitas pendidikan di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....