Smart Surau Bentuk Karakter Generasi Muda di Kota Padang

  • 07 Jun 2026 16:37 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat Program Unggulan (Progul) Smart Surau sebagai upaya membangun karakter generasi muda sekaligus membentengi mereka dari berbagai persoalan sosial. Program yang mengedepankan penguatan nilai-nilai keagamaan tersebut kini menunjukkan hasil positif dengan meningkatnya partisipasi pelajar dalam kegiatan ibadah di masjid dan musala.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, Smart Surau dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kualitas ibadah generasi muda, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter yang berkelanjutan. Program ini menjadi salah satu strategi Pemko Padang dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak dan remaja.

Menurutnya, Smart Surau memiliki sejumlah gerakan utama yang salah satunya adalah salat subuh berjemaah. Program tersebut mendapat respons positif dari kalangan pelajar dan masyarakat sejak mulai diterapkan di Kota Padang.

Ia menyebutkan, dari sekitar 90 ribu siswa sekolah yang ada di Kota Padang, sebanyak 60 ribu siswa tercatat rutin mengikuti salat subuh berjamaah di masjid dan musala setiap harinya. Capaian itu menunjukkan semakin tingginya kesadaran generasi muda untuk memakmurkan rumah ibadah.

“Semua siswa yang rutin hadir salat subuh diberi reward per tiga bulan sekali. Ini sebagai bentuk apresiasi,” ujarnya saat menyampaikan Program Smart Surau di hadapan jemaah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) se-Sumatera Barat di Masjid Baiturrahmah, Air Pacah, Minggu, 7 Juni 2026.

Fadly menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan bentuk apresiasi bagi para siswa yang konsisten mengikuti program tersebut. Bahkan, dalam jangka panjang, Pemko Padang menargetkan pemberian hadiah umrah bagi anak dan orang tua yang aktif menghadiri salat subuh berjamaah selama satu tahun penuh.

Fadly menambahkan, Smart Surau menjadi benteng penting dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari tawuran, pergaulan bebas, hingga berbagai bentuk penyimpangan sosial lainnya. Penguatan fungsi masjid dan musala sebagai pusat pembinaan generasi muda terus didorong.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....