Ramai di Media Sosial, Ini Penjelasan Angkasa Pura Soal Pesawat Asing di Padang
- 03 Jun 2026 03:46 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang-Ramainya perbincangan warganet terkait kemunculan pesawat asing yang terlihat berputar di langit Kota Padang mendapat penjelasan resmi dari pihak Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Angkasa Pura Indonesia mengungkapkan pesawat tersebut merupakan pesawat militer Amerika Serikat jenis Lockheed C-130T Hercules yang melakukan uji terbang pascaperbaikan.
General Manager BIM, Dony Subardono pada Selasa 2 Juni 2026 mengungkapkan, pesawat yang membawa 15 personel militer tersebut mendarat di BIM pada 25 Mei 2026 setelah mengalami gangguan teknis pada mesin nomor 3 saat melakukan penerbangan dari Singapura menuju pangkalan militer Diego Garcia di Maladewa. Selama berada di BIM, pesawat menjalani proses perbaikan yang berlangsung selama sepekan. Tim teknis mendatangkan suku cadang khusus dari luar negeri untuk menggantikan kompenen yang mengalami kerusakan.
Menurut Dony, pihak bandara juga melakukan koordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait guna memastikan seluruh prosedur keamanan dan perizinan berjalan sesuai ketentuan. “Kami berkoordinasi dengan TNI Angkatan Udara, Kementerian Pertahanan, dan Kementerian Luar Negeri untuk proses security clearance. Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan pendaratan dilakukan murni karena alasan teknis dan tidak ada indikasi pelanggaran wilayah maupun tujuan lain,” ujarnya.
Setelah proses penggantian komponen selesai, pesawat menjalani uji terbang atau test flight pada Senin1 Juni 2026. Uji terbang berlangsung sekitar satu jam di atas perairan barat Kota Padang.
| Baca juga: Padang Seleksi Wali Kota Cilik dan Duta Anak |
Hasil pengujian menunjukkan seluruh sistem pesawat kembali berfungsi normal dan layak untuk melanjutkan perjalanan menuju tujuan berikutnya. Dony menegaskan, selama proses penanganan pesawat militer tersebut, operasional penerbangan komersial di Bandara Internasional Minangkabau tetap berjalan normal dan tidak mengalami gangguan.
“Seluruh aktivitas penerbangan reguler tetap berlangsung sesuai jadwal. Penanganan pesawat dilakukan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional bandara,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....