Keluarga adalah Sekolah Pertama Pembentuk Generasi Bangsa

  • 30 Mei 2026 18:27 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Keluarga dinilai memiliki peran paling fundamental dalam menjaga dan membentuk karakter generasi muda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, termasuk maraknya perilaku menyimpang pada anak dan remaja. Hal ini disampaikan oleh Dr. Wirdanengsih, M.Si, penulis buku keluarga sekaligus Direktur Pusat Kearifan Lokal Sumatera Barat Universitas Negeri Padang (UNP).

Dr. Wirdanengsih menegaskan bahwa kebangkitan bangsa tidak hanya dimaknai secara luas dalam konteks negara, tetapi juga harus dimulai dari unit terkecil masyarakat, yaitu keluarga. Menurutnya, keluarga merupakan “sekolah pertama” bagi anak dalam membentuk karakter, nilai moral, dan kepribadian sebagai generasi penerus bangsa.

Ia menjelaskan bahwa meskipun pendidikan formal di sekolah penting dalam transfer ilmu pengetahuan, namun pembentukan karakter dan nilai-nilai kehidupan lebih banyak terjadi di lingkungan keluarga. Anak tumbuh dan berinteraksi paling lama di rumah sehingga peran orang tua menjadi sangat menentukan dalam proses pengasuhan.

“Pendidikan utama itu ada di keluarga. Orang tua, kakek, nenek, dan anggota keluarga lainnya memiliki peran besar dalam membentuk karakter anak,” ujarnya, Sabtu, 30 Mei 2026. Ia menekankan bahwa pengasuhan tidak hanya menyangkut aspek pendidikan, tetapi juga asih, asah, dan asuh dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya nilai-nilai agama sebagai fondasi dalam membangun perilaku anak. Nilai tersebut perlu diintegrasikan dalam aktivitas sehari-hari di rumah, sehingga menjadi kebiasaan yang membentuk kepribadian anak secara alami.

Selain itu, komunikasi yang hangat dan harmonis dalam keluarga juga menjadi faktor penting. Ia mengingatkan agar hubungan orang tua dan anak tidak diwarnai konflik berkepanjangan, karena dapat menghambat proses komunikasi dan pembinaan karakter.

“Dalam keluarga perlu dibangun hubungan yang seperti sahabat, agar komunikasi berjalan baik dan terbuka,” jelasnya. Dengan komunikasi yang sehat, anak akan lebih mudah menerima arahan dan nilai-nilai yang diajarkan orang tua.

Dr. Wirdanengsih juga menekankan pentingnya keteladanan dalam keluarga. Menurutnya, orang tua bukan hanya sebagai pengarah, tetapi juga contoh utama yang akan ditiru oleh anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....