Trotoar dan Taman Rusak akibat PKL, Satpol PP Padang Lakulan Penertiban
- 30 Mei 2026 01:37 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Rumput taman kota di sepanjang Jalan Khatib Sulaiman Padang rusak dan mati akibat terus-menerus digunakan sebagai lokasi berjualan pedagang kaki lima. Satpol PP Kota Padang menggelar penertiban rutin terhadap pedagang yang masih membandel menggunakan fasilitas umum.
Penertiban dilakukan Satpol PP Kota Padang pada Jumat malam, 29 Mei 2026, dipimpin Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Padang, Eka Putra Irwandi. Petugas masih menemukan sejumlah pedagang berjualan di atas trotoar dan area rumput taman, bahkan memarkirkan kendaraan di atas trotoar.
Eka menegaskan para pedagang telah berulang kali diperingatkan namun masih melanggar. Penertiban akan digelar secara rutin mulai hari berikutnya terhadap pedagang yang terus menggunakan fasilitas umum tidak sesuai peruntukannya.
"Kami sudah sering mengingatkan para pedagang. Mulai besok dan seterusnya, penertiban akan terus kami lakukan secara rutin terhadap PKL yang masih membandel dan menggunakan fasilitas umum tidak sesuai peruntukannya," ujar Eka.
Ia menekankan penertiban bukan larangan berdagang, melainkan upaya mengembalikan fungsi trotoar dan taman kota kepada peruntukannya. Trotoar merupakan hak pejalan kaki yang tidak boleh dialihfungsikan sebagai lapak dagang maupun area parkir kendaraan.
"Kami tidak melarang masyarakat mencari nafkah, namun mari bersama-sama menjaga ketertiban dan fasilitas umum. Trotoar diperuntukkan bagi pejalan kaki, bukan untuk tempat berjualan maupun parkir kendaraan," ujar Eka.
Kerusakan taman kota menjadi kerugian tambahan yang ditanggung publik akibat aktivitas pedagang di kawasan tersebut. Eka Putra Irwandi menyebut taman kota dibangun dengan anggaran publik untuk keindahan dan kenyamanan masyarakat, bukan sebagai lokasi berdagang permanen.
"Kami melihat banyak rumput taman yang rusak bahkan mati akibat sering dipakai berjualan. Taman kota dibangun untuk keindahan dan kenyamanan masyarakat," ujar Eka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....