BMKG Minta Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi di Mentawai dan Sumbar
- 23 Mei 2026 00:49 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - BMKG Maritim Teluk Bayur meminta nelayan mewaspadai gelombang laut di perairan Sumatera Barat dan Mentawai. Gelombang berpotensi meningkat pada sore hingga malam hari dalam beberapa hari ke depan.
Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur, Budi Iman Samiaji, mengatakan kondisi cuaca laut pada pagi hingga siang relatif kondusif. Tinggi gelombang saat pagi hingga siang berkisar antara 0,5 hingga 1 meter.
“Untuk pagi hingga siang hari, kondisinya cukup kondusif dalam artian gelombang berkisar antara 0,5 sampai 1 meter. Kemudian untuk pada sore hingga malam hari ada potensi untuk terjadinya gelombang tinggi dan perubahan cuaca,” ujar Budi, Kamis 21 Mei 2026.
BMKG juga mengeluarkan peringatan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter di sejumlah wilayah perairan Sumatera Barat. Wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi meliputi perairan Agam-Pasaman Barat, Timur Siberut, Timur Sipora, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, hingga Barat Pagai.
Berdasarkan prakiraan cuaca maritim BMKG, kondisi cuaca pada 22 hingga 25 Mei 2026 umumnya berawan hingga hujan ringan. Namun, terdapat potensi hujan petir di wilayah perairan Barat Siberut pada 23 Mei 2026.
Budi menjelaskan gelombang di atas 1 meter sudah perlu diwaspadai nelayan tradisional yang menggunakan perahu kecil. Risiko kecelakaan laut dinilai meningkat ketika cuaca memburuk.
Sementara itu, salah satu nelayan Pantai Purus Padang, Dedy, saat ditemui di Pos Nelayan Pantai Purus kemarin mengatakan, nelayan dengan perahu kecil mulai menyesuaikan waktu melaut. Ia menjelaskan nelayan memilih pulang lebih awal ketika gelombang mulai meningkat.
“Pengaruhilah, kalau seandainya biasanya kami bisa menangkap selama 5 jam. Sekarang kan bisa jadi 4 jam atau 3 jam karena harus pulang lebih awal agar erkena gelombang tinggi," ujar Dedy.
Ia mengatakan nelayan tradisional biasanya memanfaatkan kondisi laut yang lebih tenang pada pagi hari. Sementara sore hingga malam dinilai lebih berisiko bagi perahu kecil.
BMKG mengimbau masyarakat pesisir rutin memantau perkembangan cuaca sebelum beraktivitas di laut. Nelayan juga diminta mengutamakan keselamatan selama melaut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....