Sapi Asal Sangir jadi Hewan Kurban Presiden untuk Solok Selatan

  • 18 Mei 2026 20:39 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Seekor sapi jenis Simental dengan bobot 882 kilogram asal Kecamatan Sangir terpilih menjadi hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia untuk masyarakat Kabupaten Solok Selatan pada Iduladha 1447 Hijriah. Sapi jantan berusia 2,5 tahun itu dipelihara peternak bernama Joni dan telah melalui proses seleksi sebelum ditetapkan sebagai sapi kurban dari Presiden RI.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Solok Selatan Admi Zulkhairi mengatakan Solok Selatan kembali menerima Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) dari Presiden pada tahun ini. “Sapi yang dipilih ini jenis Simental jantan, berusia 2,5 tahun dengan bobot 882 kilogram yang dibesarkan peternak, Joni, dari Kecamatan Sangir,”ujarnya, Senin, 18 Mei 2026.

Ia menjelaskan pengusulan sapi dilakukan sekitar satu bulan lalu. Hal itu setelah adanya surat dari Sekretariat Presiden yang meminta pemerintah daerah mengajukan sapi dengan ukuran terbesar di masing-masing kabupaten dan kota.

Menurutnya, sapi milik Joni dipilih karena memiliki ukuran yang memenuhi kriteria. Dengan lingkar dada mencapai 223 sentimeter serta kondisi kesehatan yang baik.

“Saat ini sapi tersebut masih dirawat peternaknya dengan pendampingan dari DPKPP Solok Selatan. Pemerintah daerah juga melakukan pemantauan kesehatan, termasuk pemberian vaksin dan vitamin hingga waktu penyembelihan nanti,” katanya.

Rencananya, sapi kurban bantuan Presiden RI itu disembelih di Masjid Baitul Hikmah Durian Tarung, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, pada Iduladha mendatang. Bantuan hewan kurban dari Presiden RI menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat daerah sekaligus memberi motivasi bagi peternak lokal untuk terus meningkatkan kualitas ternaknya.

“keberhasilan sapi milik peternak Solok Selatan terpilih sebagai hewan kurban Presiden dapat mendorong semangat peternak lain dalam mengembangkan usaha peternakan. Menjaga kualitas kesehatan dan perawatan hewan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....