"Bupati Cup Mentawai" Jadi Ajang Seleksi Atlet menuju World Surf League

  • 17 Mei 2026 22:08 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepulauan Mentawai bekerja sama dengan Persatuan Surfing Ombak Indonesia (PSOI) Mentawai menggelar kompetisi Surfing Bupati Cup 2026 di kawasan wisata Mapadegat, Sipora Utara. Ajang selancar tersebut berlangsung mulai tanggal 19 hingga 21 Mei 2026.

Ketua PSOI Mentawai, Irwanto mengatakan, kompetisi tersebut menjadi bagian dari proses penjaringan atlet potensial yang akan dipersiapkan mengikuti ajang bergengsi World Surf League (WSL) Qualifying Series 6000 yang dijadwalkan berlangsung di Katiet, Mentawai, pada Agustus 2026 mendatang.

“Sebanyak 50 peserta kategori putra dan putri dari empat pulau besar di Mentawai akan bersaing memperebutkan tiket menuju WSL Qualifying Series 6000,” kata Irwanto, Sabtu, 16 Mei 2026.

Ia berharap Surfing Bupati Cup dapat menjadi agenda tahunan guna meningkatkan motivasi atlet lokal dalam mengikuti berbagai kejuaraan, baik tingkat daerah maupun nasional. RRI berperan dalam memperluas jangkauan informasi dan euforia turnamen. Kompetisi tersebut juga berpotensi dikembangkan menjadi seri kejuaraan yang dilaksanakan secara bergilir di sejumlah wilayah Mentawai, seperti Sipora, Sikakap, dan Siberut.

Selain sebagai ajang pembinaan atlet, menurutnya, kompetisi ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026, di mana Mentawai akan bertindak sebagai tuan rumah. “Melalui kompetisi ini, kami dapat melihat potensi atlet yang dipersiapkan untuk meraih medali emas pada Porprov nanti,” ujar Irwanto.

Sementara itu, Kepala Disparpora Mentawai, Aban Barnabas Sikaraja mengatakan, seluruh persiapan pelaksanaan kegiatan telah rampung.

“Pembukaan akan dilaksanakan pada Selasa, 19 Mei 2026. Selain perlombaan surfing, kegiatan juga akan diramaikan dengan berbagai hiburan di kawasan homestay Mapadegat,” katanya.

Aban mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD) melalui kunjungan wisatawan lokal dan asing.

“Kami berharap dengan mengadakan event ini bisa menjadi lonjakan turis lokal dan asing datang ke Mentawai, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan peluang ini untuk meningkat kan perekonomian mereka dan berimbas pada peningkatan pendapatan daerah dari sektor pajak dan retribusi,” ujarnya.

Selain mendorong sektor olahraga dan pariwisata, kegiatan Surfing Bupati Cup 2026 juga diharapkan menjadi sarana promosi potensi wisata bahari Mentawai ke tingkat internasional. Keindahan pantai serta kualitas ombak di kawasan Mapadegat dinilai memiliki daya tarik tersendiri bagi peselancar dunia, sehingga event tersebut diharapkan mampu memperkuat citra Mentawai sebagai salah satu destinasi surfing terbaik di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....