Kemenag Sumbar Perkuat Reformasi Birokrasi dan Pengawasan Kinerja ASN

  • 12 Mei 2026 16:04 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Barat mendorong percepatan reformasi birokrasi melalui penguatan tata kelola administrasi, peningkatan transparansi, serta pengawasan kinerja di lingkungan kerja Kemenag Sumbar. Hal itu mengemuka dalam rapat koordinasi internal yang digelar di Padang, Selasa, 12 Mei 2026.

Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Mustafa, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Edison, menegaskan pentingnya validasi data kepegawaian dan ketepatan administrasi dalam mendukung pelayanan publik yang optimal. Edison meminta seluruh jajaran segera melakukan pengecekan ulang data pada aplikasi SIMPEG 5 agar tidak terjadi kesalahan administrasi.

“Data SIMPEG 5 harus segera diverifikasi kembali secara menyeluruh. Hal ini agar administrasi kepegawaian berjalan tertib dan akurat,” ujar Edison. Selain itu, ia mendorong jajaran humas juga diminta lebih aktif mempublikasikan capaian dan program kerja instansi kepada masyarakat sebagai bentuk keterbukaan informasi publik.

Dalam arahannya, Mustafa menyampaikan rapat koordinasi bersama pejabat eselon III akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan guna memastikan program kerja berjalan selaras dan tepat sasaran. “Rapat bulanan ini menjadi bagian penting untuk evaluasi dan percepatan pelaksanaan program secara berkala,” katanya.

Rapat tersebut juga membahas persiapan pendataan hewan qurban menjelang Iduladha. Seluruh kantor Kemenag kabupaten dan kota diminta menyiapkan data qurban secara akurat dan tepat waktu.

Selain itu, Kakanwil menekankan pentingnya penyelesaian pengaduan masyarakat (dumas) secara cepat dan bijaksana serta penerapan deteksi dini terhadap berbagai persoalan di lingkungan kerja. “Permasalahan harus diselesaikan sejak awal agar tidak berkembang menjadi kendala yang lebih besar,” ujarnya.

Sejumlah kebijakan lain turut menjadi pembahasan dalam rapat, di antaranya pengelolaan infak madrasah bersama Baznas, pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi lulusan PPG 2025 yang direncanakan pada 2026, pembentukan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di dua daerah, hingga pemetaan sumber daya manusia berbasis hasil asesmen. Mustafa juga mengingatkan agar seluruh inovasi di lingkungan Kemenag Sumbar mendukung Asta Priotas Menteri Agama sebagai program prioritas nasional.

“Inovasi yang dilakukan harus memberikan kontribusi nyata. Berdampak terhadap program prioritas dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, Perencana Madya Kanwil Kemenag Sumbar, Mulyono, memaparkan hasil evaluasi kinerja Triwulan I. Ia menyebut seluruh Kemenag kabupaten dan kota di Sumbar telah mengirimkan laporan melalui aplikasi Sistem Informasi Kinerja Kementerian Agama (SIPKA).

Namun demikian, Mulyono mengingatkan pentingnya kelengkapan dokumen pendukung, paraf pejabat terkait, serta penggunaan tanda tangan elektronik dalam setiap laporan evaluasi kinerja. “Evaluasi kinerja triwulan menjadi dasar penyusunan laporan kinerja tahunan sehingga seluruh prosedur harus dipenuhi secara konsisten,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....