Sekdaprov Sumbar Dorong Anak Binaan PSBR Harapan Jadi Generasi Mandiri

  • 12 Mei 2026 10:20 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Arry Yuswandi, mendorong anak-anak binaan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) “Harapan” Padang Panjang untuk terus meningkatkan keterampilan dan kepercayaan diri. Langkah itu dinilai penting agar para remaja binaan mampu menjadi generasi mandiri dan siap bersaing di dunia kerja.

“Saat ini, PSBR membina sebanyak 33 remaja asuh. Semoga nanti mereka bisa mandiri dan memperoleh pekerjaan yang layak,” ujar Arry Yuswandi saat berkunjung ke PSBR Harapan di Padang Panjang, Senin, 11 Mei 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Arry mengapresiasi capaian PSBR Harapan yang dinilai berhasil mencetak tenaga kerja muda siap pakai. Menurutnya, lembaga tersebut telah menunjukkan kontribusi nyata dalam menyiapkan generasi muda untuk masuk ke dunia usaha dan industri.

Ia menyebutkan, dari rata-rata 100 anak binaan setiap enam bulan, sekitar 70 persen telah terserap ke dunia kerja. Sebagian besar di antaranya bekerja pada sektor konveksi dan bordir yang selama ini menjadi program unggulan pembinaan di PSBR Harapan.

Menurut Arry, capaian tersebut menjadi indikator bahwa pola pembinaan yang dijalankan telah berada pada jalur yang tepat. Karena itu, ia meminta agar penguatan pembinaan terus dilakukan melalui peningkatan kompetensi dan sertifikasi keterampilan bagi anak-anak binaan.

“Anak-anak binaan harus dibekali kemampuan yang benar-benar dibutuhkan dunia kerja. Karena itu, kita dorong agar setiap anak memiliki minimal dua sertifikat keahlian nasional sebelum menyelesaikan masa pembinaan,” ujar Arry.

Selain pelatihan menjahit dan bordir, PSBR Harapan kini mulai mengembangkan pelatihan kuliner. Pengembangan program itu dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kebutuhan pasar kerja dan peluang usaha mandiri yang terus berkembang.

Arry berharap seluruh anak binaan tetap menjaga semangat, disiplin, dan kualitas hasil kerja selama menjalani masa pembinaan. Ia optimistis keterampilan yang dimiliki akan menjadi bekal penting bagi mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik. “Terus semangat, percaya diri, dan jaga kualitas hasil kerja. InsyaAllah, dengan keterampilan dan kemauan yang kuat, anak-anak akan mampu mandiri dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....