Cuaca Tak Menentu, BPBD Padang: Waspadai Bencana Hidrometeorologi
- 10 Mei 2026 18:38 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, pohon tumbang, hingga longsor yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Hal itu disampaikan mengingat Cuaca ekstrem yang melanda Kota ini dalam beberapa waktu terakhir,
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton mengatakan, kondisi cuaca belakangan ini tergolong anomali. Perubahan cuaca yang cepat dari panas terik menjadi hujan lebat disertai angin kencang dinilai berpotensi memicu berbagai bencana di sejumlah wilayah Kota Padang.
Menurut Hendri, masyarakat harus tetap siaga dan meningkatkan kewaspadaan terutama saat hujan deras terjadi. Ia mengingatkan warga agar tidak berada di bawah pohon besar maupun di kawasan rawan bencana ketika cuaca memburuk.
“Cuaca akhir-akhir ini masih cuaca ekstrem hidrometeorologi. Kadang hujan, panas, kemudian hujan disertai angin kencang. Jadi kita mengimbau warga tetap siaga dan waspada terhadap banjir maupun pohon tumbang,” ujar Hendri, Minggu 10 Mei 2026.
Selain itu, warga yang tinggal di sekitar aliran sungai juga diminta lebih berhati-hati terhadap ancaman banjir. Sementara daerah rawan longsor seperti kawasan Padang Selatan, Gunung Padang, hingga jalur Sitinjau Laut juga menjadi perhatian BPBD karena rawan terjadi longsor saat intensitas hujan tinggi.
Hendri juga mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas di tepi sungai maupun tepi laut ketika hujan lebat berlangsung. Langkah antisipasi dini dinilai penting untuk meminimalisir risiko korban akibat bencana yang dipicu cuaca ekstrem.
“Kalau banjir biasanya terjadi di sekitar aliran sungai. Kalau longsor di daerah Padang Selatan, Gunung Padang dan Sitinjau Laut. Jadi saat hujan lebat hindari daerah rawan, tepi sungai maupun di bawah pohon,” tambahnya.
Hendri Zulviton menambahkan, BPBD Kota Padang sendiri memastikan kesiapsiagaan personel selama 24 jam penuh. Tim terus melakukan pemantauan kondisi cuaca dan berkoordinasi dengan BMKG guna memberikan imbauan cepat kepada masyarakat apabila terdapat potensi cuaca ekstrem maupun ancaman bencana di wilayah Kota Padang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....