Sebanyak 12 Komoditas Pangan di Padang Surplus

  • 08 Mei 2026 03:01 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Sebanyak 12 komoditas pangan utama di Kota Padang saat ini berstatus surplus atau berlebih. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat, Iqbal Ramadi Payana saat Rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), di Kediaman Resmi Wali Kota, Kamis, 7 Mei 2026.

"Cadangan beras kita bahkan mampu bertahan hingga tiga bulan ke depan. Secara umum kondisi pangan kita sangat aman," ujarnya.

Meski demikian, pemerintah tetap mengawasi ketat komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang. Mengingat masa ketahanan stok yang rendah, pengawasan terhadap dua bumbu dapur utama ini menjadi prioritas harian agar tidak terjadi kelangkaan di pasar.

“Memastikan stabilitas ini bukan sekadar angka di atas kertas. TPID Kota Padang bersama Pemerintah Provinsi Sumbar telah menyiapkan enam langkah konkret,” katanya.

Pertama yakni mengandalkan laporan harian dari 38 petugas lapangan di 19 kabupaten/kota untuk memantau neraca pangan secara akurat. Selanjutnya memindahkan stok dari daerah yang kelebihan pasokan ke daerah yang kekurangan, khususnya untuk cabai dan bawang.

Kemudian mengoperasikan lima unit mobil Toko Tani Indonesia Center (TTIC) untuk menjemput bola dan melayani warga di lokasi strategis. Mempercepat alokasi Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dan memperkuat infrastruktur mesin pendingin (cold chain).

Kemudian menggelar rapat rutin bulanan bersama Bulog, Bank Indonesia, hingga pihak swasta untuk mengawal kondisi pasar. Termasuk melakukan pengawasan ketat di lapangan untuk mencegah adanya spekulan yang sengaja memainkan harga.

Tak hanya fokus pada stok, pemerintah juga mulai mengedukasi masyarakat untuk tidak hanya bergantung pada beras. Warga diajak melirik potensi pangan lokal seperti sagu atau keladi sebagai alternatif karbohidrat yang sehat.

Iqbal Ramadi Payana berharap seluruh strategi ini dapat berjalan selaras antara pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi. "Saat ini tingkat inflasi Sumatera Barat sudah sangat baik di bawah 1,95 persen. Kita harus jaga ini tetap stabil hingga hari raya nanti," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....