PMI Pesisir Selatan 2025–2030 Dilantik, Risnaldi Ibrahim Pimpin Organisasi

  • 06 Mei 2026 15:52 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang –Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Barat (Sumbar) melantik Pengurus dan Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Pesisir Selatan masa bakti 2025–2030 di Aula Dinas Pendidikan setempat, Rabu, 6 Mei 2026. Pelantikan tersebut dihadiri langsung Ketua PMI Sumbar Aristo Munandar, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, Ketua TP-PKK Hj. Lisda Hendrajoni, Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan undangan lainnya.

Ketua panitia, Riko Leonardo mengatakan, pelantikan ini merupakan bagian dari mekanisme organisasi sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi PMI dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan di daerah. Dalam susunan kepengurusan PMI Pesisir Selatan periode 2025–2030, Bupati Pesisir Selatan bertindak sebagai pelindung, sementara Dewan Kehormatan dipimpin Darmansyah, dan kepengurusan harian diketuai Risnaldi Ibrahim.

Usai melantik kepengurusan PMI Kabupaten Pesisir Selatan, Ketua PMI Sumbar, Aristo Munandar berharap, agar kepengurusan yang baru dapat menjalankan tugas secara optimal, terutama dalam pelayanan kemanusiaan. “PMI merupakan mitra pemerintah di bidang kemanusiaan. Kami berharap PMI Pesisir Selatan dapat menjadi yang terbaik di Sumbar,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu tugas utama PMI adalah pelayanan donor darah yang membutuhkan ketersediaan stok yang memadai, mengingat peran PMI sangat penting dalam berbagai situasi, baik kemanusiaan maupun kebencanaan.

Sementara itu, Ketua PMI Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim mengatakan, PMI merupakan organisasi yang bekerja atas dasar kemanusiaan tanpa pamrih. Ia mengajak seluruh pengurus untuk menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan.

“PMI hadir untuk kemanusiaan. Karena itu, kami berharap seluruh pengurus dapat bekerja dengan ikhlas demi kepentingan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni menegaskan pentingnya penguatan peran PMI di daerah yang memiliki potensi kerawanan bencana. Menurutnya, kesiapsiagaan kemanusiaan perlu terus ditingkatkan, termasuk dukungan terhadap Unit Transfusi Darah (UTD).

“Pesisir Selatan merupakan daerah rawan bencana. Karena itu, PMI harus menjadi garda terdepan dalam penanganan kebencanaan,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....